Besut Bebaz Inc, Reyno Anggoro Kawinkan Dunia Teknologi dan Kreatif Urban

Besut Bebaz Inc, Reyno Anggoro Kawinkan Dunia Teknologi dan Kreatif Urban (Foto: Istimewa)

youngster.id - Di balik maraknya bilik foto (photobox) interaktif yang kini memadati berbagai titik transportasi umum, pusat kuliner, dan ruang publik di Jabodetabek, terdapat sebuah visi bisnis besar yang tengah bergerak. Adalah Reyno Anggoro, Founder & CEO Bebaz Inc, sosok inovator muda yang sukses mengawinkan dunia teknologi informasi dengan industri kreatif tanah air.

Sejak didirikan pada tahun 2023, Reyno tidak sekadar membangun satu merek dagang, melainkan sebuah ekosistem terintegrasi yang menargetkan gaya hidup generasi urban—mulai dari Milenial, Gen Z, hingga Gen Alpha.

Bukan tanpa alasan jika teknologi menjadi tulang punggung dari gurita bisnis kreatif miliknya. Reyno Anggoro merupakan lulusan jurusan Teknologi Informasi dari Universitas Trisakti, Jakarta. Berbekal latar belakang tersebut, ia mampu mengombinasikan logika pemrograman dan sistemasi digital dengan tren gaya hidup masa kini.

Hanya dalam kurun waktu tiga tahun, di bawah kepemimpinan Reyno, Bebaz Inc telah menaungi tujuh entitas bisnis yang saling menopang satu sama lain: PhotoBebaz: Layanan creative technology photobox interaktif, Bebaz Labz: Unit khusus riset dan pengembangan (R&D) teknologi serta perangkat lunak internal, Bebaz Adz: Lini usaha periklanan (media placement) dan aktivasi merek digital, Bebaz Land: Studio foto mandiri (self-photo studio) tematik untuk anak muda urban, Santriwara.id: Akun kreator konten edukasi Islam digital yang sedang naik daun, Frieday & Norae: Lini kuliner (F&B) berkonsep Korea kekinian di lokasi strategis seperti Mbloc Space, dan BEN Film: Rumah produksi (production house) kreatif layar lebar.

PhotoBebaz: Ujung Tombak Bisnis dengan Margin di Atas 60%

Salah satu unit bisnis dengan fundamental paling kokoh dalam portofolio Bebaz Inc adalah PhotoBebaz. Layanan ini sengaja ditempatkan di titik-titik dengan mobilitas dan keramaian tinggi, seperti stasiun MRT, LRT Jakarta, stasiun kereta cepat Whoosh Halim, area Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta International Velodrome (JIV), hingga ruang publik Taman Ismail Marzuki (TIM).

“Setiap merek yang kami bangun adalah jawaban atas satu pertanyaan yang sama: bagaimana kreativitas bisa benar-benar bermakna bagi generasi urban Indonesia?” ungkap Reyno.

Dengan potensi keuntungan kotor (gross margin) di atas 60%, PhotoBebaz membuktikan bahwa bisnis berbasis pengalaman kreatif (creative experience) sangat scalable dan efisien apabila ditopang oleh teknologi yang tepat dari Bebaz Labz serta monetisasi iklan lewat Bebaz Adz.

PhotoBebaz
PhotoBebaz: Ujung Tombak Bisnis dengan Margin di Atas 60% (Foto: Istimewa)

Sukses di Ranah Digital dan Langkah Besar Menjadi Kreator IP

Ketajaman Reyno dalam melihat peluang tidak berhenti di ruang fisik. Pada awal tahun 2026, ia meresmikan @santriwara.id, sebuah platform konten edukasi Islami berbasis karakter animasi (Alif, Lam, dan Mim). Hebatnya, hanya dalam waktu tiga bulan sejak peluncuran, akun ini langsung viral dan meraup lebih dari 41.000 pengikut serta 500 ribu likes di platform TikTok dan Instagram.

Kini, memasuki kuartal keempat (Q4) tahun 2026, Reyno bersiap membawa Bebaz Inc melakukan lompatan besar menjadi kreator Intellectual Property (IP) melalui BEN Film.

BEN Film dijadwalkan merilis film layar lebar perdana mereka berjudul “Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati”, sebuah film hasil kolaborasi dengan Sinergi Pictures. Film ini merupakan adaptasi dari novel fiksi best-seller karya Brian Khrisna yang telah mencapai cetakan ke-100 dan sangat populer karena mengangkat isu kesehatan mental (mental health), depresi, dan pencarian makna hidup.

“Kami memilih cerita ini karena nilai kejujurannya, dan itu yang selama ini menjadi cara Bebaz Inc membangun setiap bisnisnya. Kami menargetkan ‘Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati’ menjadi salah satu film box office Indonesia tahun ini,” tegas Reyno optimistis.

Melalui kepemimpinan strategis Reyno Anggoro, Bebaz Inc terus bertransformasi dari sekadar penyedia software dan bilik foto menjadi payung ekosistem gaya hidup, teknologi, dan hiburan yang disegani, dengan jaringan touchpoint lintas merek yang terus meluas di kota-kota besar seluruh Indonesia.

 

HENNI S. 

Exit mobile version