18 Startup Lolos Program Akselerator GK-Plug and Play

GK-Plug and Play Indonesia telah menggelar 5 batch untuk startup di Indonesia. (Foto: istimewa)

youngster.id - GK-Plug and Play baru saja mengumumkan 18 perusahaan rintisan atau startup yang lulus dari batch kelima dari program EXPO 5.0: Leading Through Innovation. Sebanyak 18 startup tersebut telah berhasil menyelesaikan program akselerator selama 3 bulan. Startup batch ini terdiri dari 9 perusahaan rintisan lokal dan 9 internasional.

Nama 9 startup lokal yang lulus program batch kelima adalah Likuid, Moduit, AltoShift, Crewdible, Mapid, HaloBro, Griin, Neurafarm dan 8Villages. Mereka bergerak di berbagai bidang seperti industri pertanian dan pengembangan desa, Kecerdasan buatan, dagang El, perencanaan keuangan, dan peminjaman dana.

Sedang, untuk 9 startup internasional adalah CredoLab (Singapura), Pod (Malaysia), OpenLegacy (Amerika Serikat), Hearti (Singapura), Aida (Singapura), Silot (Singapura), Shift Technology (Perancis), Playbasis (Thailand), dan Data Republic (Singapura). Mereka bergerak di bidang peminjaman, keamanan data, data sains, kecerdasan buatan, dan insurtech.

Managing Partner GK-Plug and Play Indonesia Wesley Harjono mengatakan, startup lokal yang lulus umumnya menawarkan solusi yang dekat dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Startup lokal memiliki kelebihan memahami pasar dan solusi yang dibutuhkan di Indonesia. Misalnya, solusi pengantaran dan dagang el, yang mempermudah petani untuk bertemu langsung dengan pembeli sehingga memangkas rantai distribusi. Hal ini yang membedakan kriteria antara perusahaan lokal dan internasional,” kata Wesley dalam keterangannya, Senin (21/1/2019).

Baca juga :   Vidi Aldiano, Lagu Khusus Untuk Startup

Selama 2 tahun beroperasi di Indonesia, GK-Plug and Play Indonesia telah menggelar 5 batch dengan melibatkan 71 startup. Sekitar 70% dari perusahaan startup yang terlibat dalam program akselator merupakan perusahaan yang telah matang, sedangkan 30% sisanya adalah tahap awal.

“Kami lebih banyak melibatkan pemain yang telah matang karena permintaan dari industri yang menginginkan solusi yang siap pakai,” ujar Wesley.

Untuk gelombang kelima, GK Plug and Play memperkenalkan mitra korporasi barunya yaitu PT. Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA). BUMA merupakan perusahaan kontraktor pertambangan batu bara yang berniat mencari mitra solutif yang mendukung sisi bisnis mereka terutama di bidang safety dan infrastruktur penyediaan alat berat.

Dengan bergabungnya BUMA, saat ini total terdapat tujuh entitas korporasi yang menjadi mitra jaringan koneksi GK Plug and Play yaitu Astra International, Bank BNI, Bank BTN, Sequis, Great Giant Foods dan Sinar Mas.

STEVY WIDIA