2018, Roadshow Kampus Shopee Jangkau 30 Kota

(ki-ka) Perwakilan Kementerian Perindustrian dan Kemenko Bidang Perekenomian Mira Tayyiba, Asisten Deputi Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan dan Daya Saing Koperasi dan UKM, Kemenko Bidang Perekenomonian; Gati Wibawaningsih, Direktur Jendral IKM / Kementerian Perindustrian; Monica Vionna, Marketing Manager Shopee Indonesia; Radityo Triatmojo, Partnership Manager Government & Industry Relations) Shopee. (Foto: Fahrul Anwar/Youngster.id)

youngster.id - Saat ini, jualan melalui cara online memang sudah banyak dilakukan pelaku Industri Kecil dan Menengah. Namun dalam perjalannya para pelaku bisnis tersebut masih terkendala untuk mengembangkannya. Terkait hal itu, Shopee kembali menggelar Kampus Shopee.

Monica Viona, Marketing Manager Shopee Indonesia mengatakan, Kampus Shopee adalah komitmen dari Shopee untuk memberikan edukasi kepada pengusaha dan membantu para penjual online. Ibarat sekolah, agenda kegiatan Shopee adalah memberikan edukasi hingga ‘kopi darat’ sesama seller untuk mengembangkan bisnis produknya.

“Semenjak kampus Shopee pertama kali didirikan di Jabodetabek. Kami ingin fokus dan mengembangkan fitur dengan tujuan membantu teman-teman penjual sekaligus belajar bersama. Tahun 2017, menjangkau 30 ribu dan 13 kota di seluruh kota Indonesia dan sekarang menyasar sampai lebih dari 30 kota,” ucap Monica Viona kepada media Selasa (16/1/2018) di Jakarta.

Menurut dia, memasuki tahun kedua penyelenggaraan program ini, Shopee akan menjangkau lebih dari 30 kota di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Kementerian Perindustrian. Gati Wibawaningsih, Dirjen IKM Kementerian Perindustrian mengatakan selama ini kendala yang dihadapi para pelaku industri kecil dan menengah adalah bagaimana mengembangkan bisnis mereka diantaranya : perihal pemasaran, pemodalan, dan bahan baku.

Baca juga :   1.730 Pelaku IKM Ikuti Workshop e-Smart Kemenperin

“Yang jelas, kehadiran e-commerce di Indonesia telah membuka peluang untuk meningkatkan pertumbuhan kinerja IKM, karena ini mereka dapat lebih mudah memasarkan produk mereka melalui online platform,” kata Gati.

Lebih lanjut, kata dia menegaskan hadirnya Kampus Shopee, program edukasi seller dapat ikut mendorong visi pemerintah menuju ‘Digital Energy of Asia 2020’.

“Harapan kami, semoga kedepan program edukasi Shopee dapat membantu pemerintah untuk mendorong percepatan industri digital ekonomi karena semakin banyak pengusaha lokal go online,” pungkasnya.

 

FAHRUL ANWAR