Ajak Anak Muda Buat Solusi, Go-Jek Gelar Go-Hackathon

GO-JEK, menggelar GO-HACKATHON bagi para penggiat teknologi Tanah Air. (Foto: Henni T. Soelaeman/Youngsters.id)

youngster.id - Penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi, GO-JEK mengajak anak muda Indonesia yang notabene sangat akrab dengan teknologi untuk membuat solusi permasalahan sehari hari berupa karya teknologi berbasis open source seperti aplikasi, tools, API atau library melalui GO-HACKATHON.

Teknologi yang berkembang begitu pesat sejatinya bisa dimanfaatkan untuk membuat solusi permasalahan yang sering dihadapi dalam keseharian. Pemanfaatan teknologi memiliki dampak positif yang luas bagi pembangunan Indonesia. Berangkat dari pemikiran inilah GO-JEK menggelar kegiatan ini.

“Kami percaya pemanfaatan teknologi akan memiliki dampak positif yang luas bagi pembangunan Indonesia. Pemanfaatan teknologi dapat menawarkan solusi atas permasalahan sehari-hari atau memberdayakan sektor informal. Dengan memanfaatkan teknologi kita dapat menuju Indonesia yang lebih baik,” ungkap Monica Oudang HR Director GO-JEK Indonesia.

Mengusung tema utama #KaryaTanpaBatas, diharapkan para anak muda dan penggiat teknologi terutama developer dan engineer Indonesia bisa mengeksplorasi berbagai kemungkinan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat saat ini. Diakui Monica, melalui kompetisi ini, pihaknya meyakini akan lahir karya teknologi dari the best minds in Indonesia yang dapat mendukung atau bahkan mengakselerasi pembangunan bangsa. GO-JEK, kata Monica, berharap dengan penyelenggaraan GO-HACKATHON, sektor teknologi di Indonesia dapat berkembang menjadi lebih pesat. “Sebagai perusahaan teknologi, kami berkomitmen untuk mendukung pengembangan ekosistem sektor teknologi di Indonesia. Kami punya mimpi untuk membantu membawa sektor teknologi Indonesia ke peta dunia,” paparnya.

Baca juga :   FTIP Unpad Dorong Technopreneur Berbasis Pangan Lokal

Bherly Novrandy, Tech Lead GO-JEK menambahkan untuk membantu para peserta, pihaknya membagi tema utama menjadi tiga kategori umum yaitu mobility, data engineering dan infrastructure engineering. “Para peserta tidak harus terikat dengan salah satu kategori, mereka bisa menggabungkan beberapa kategori,” katanya. Kompetisi hacking marathon yang pertama kali diselenggarakan oleh GO-JEK ini akan memperebutkan hadiah utama berupa uang tunai sebesar Rp 120 Juta. Para pemenang kedua akan mendapatkan Macbook Pro untuk setiap anggota tim dan pemenang ketiga akan mendapatkan Google Pixel untuk setiap anggota tim.

Guna mengikuti kompetisi ini, para calon peserta bisa mendaftar dan mengumpulkan ide dan coding test yang akan dikembangkan di https://www.hackerearth.com/sprints/go-hackathon/. Periode pendaftaraan dan pengumpulan dibuka mulai dari tanggal 03 Februari – 10 Maret 2017. Setelah itu, setiap ide yang masuk akan dinilai oleh dewan juri, dan akan dipilih 30-35 finalis. Pengumuman finalis akan dilakukan pada 17 Maret 2017. Para finalis tersebut kemudian harus mengimplementasikan ide mereka dalam 24 jam pada babak final GO-HACKATHON yang akan digelar pada 25-26 Maret 2017 di Jakarta. Lima tim dengan karya terbaik akan memiliki kesempatan untuk mempresentasikan karyanya pada saat babak final.

Baca juga :   T30R Juarai Kompetisi Vainglory di IGC 2017

Ide dan coding test yang sudah masuk tersebut akan dinilai oleh tim dewan juri yang terdiri dari Nadiem Makarim ”“ Chief Executive Officer GO-JEK, Sheran Gunasekera ”“ Chief Technology Officer GO-JEK, Ajey Gore ”“ Chief Information Security Officer GO-JEK dan Tim Tech Lead GO-JEK. Kategori penilaian dari GO-HACKATHON meliputi orisinalitas (originality), kegunaan dan dampak (usefulness and impact), dan kelengkapan (completeness). Kompetisi ini bisa diikuti oleh individu atau tim dengan jumlah maksimal 3 anggota.

Untuk mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai GO-HACKATHON, para anak muda atau penggiat teknologi Indonesia bisa mengunjungi https://www.hackerearth.com/sprints/go-hackathon/ atau mengirimkan email ke go-hackathon2017@go-jek.com.

 

HENNI T. SOELAEMAN