Ajang Sosial Berkelanjutan Bidang Pendidikan XLFL Kembali Digelar

( ki-ka ) : Pengusaha Muda, Medina Zein, Kadiskominfo Provinsi Jawa barat, DR.Hening Widiatmoko,MA, Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih dan Wakil Pemimpin Redaksi Pikiran Rakyat Jawa Barat, Erwin Kustiman, pada acara XL Future Leaders Youth Town Hall di Bandung (11/4). (Foto: Istimewa/youngster.id)

youngster.id - Guna mempersiapkan generasi muda di Indonesia sebagai calon pemimpin yang mampu bersaing secara global di masa mendatang dan masuk dalam dunia kreatif berbasis digital, PT XL Axiata kembali menggelar ajang program sosial berkelanjutan di bidang pendidikan, XL Future Leaders (XLFL).

Tahun ini XLFL Global Thinking memasuki tahun ke-7. Bagi para mahasiswa yang mau mengikuti program XLFL ini, pendaftarannya telah dibuka mulai 1 April hingga 31 Juli 2018.

“Kami percaya, apa yang kami berikan melalui program ini akan sangat mendukung para siswa untuk mempersiapkan diri mereka masuk dalam dunia global dan digital,” ujar Tri Wahyuningsih, Group Head Corporate Communication XL Axiata, dalam keterangan tertulisnya (12/4/2018).

Menurut perempuan yang akrab disapa Ayu ini, saat ini sudah ada 6 angkatan yang terbentuk dengan 4 angkatan. Di antaranya telah menyelesaikan program yang diberikan. Total, program ini telah berhasil diselesaikan oleh 550 peserta sejak dimulainya program ini.

Sosialisasi XLFL tahun ini berbeda dengan yang sebelumnya. Tahun ini XL menyelenggarakan sosialisasi berupa diskusi publik yang membahas tentang isu yang terkait di tiap daerah yaitu Bandung, Makassar, Medan, Surabaya, Jakarta, dan Yogyakarta. Diskusi publik ini melibatkan tidak hanya anak-anak muda kreatif tetapi juga melibatkan beberapa elemen dari pemerintahan, media, dan pelaku bisnis digital di setiap kota.

Baca juga :   DBS Rangkul Startup Fintech Di Asia

“Pertimbangan memilih tema diskusi publik,karena kami ingin mengajarkan dan melatih para siswa untuk lebih peka terhadap kondisi dan permasalahan yang ada di daerah mereka masing-masing,” jelas Ayu.

Selain diskusi publik, XLFL juga mengadakan sosialisasi program di 26 universitas yang tersebar di berbagai daerah di tanah Air.

Untuk mengikuti ajang XLFL ini syaratnya: mahasiswa aktif, berusia maksimal 21 tahun, pada saat mendaftar sedang menempuh tahun pertama atau kedua program S-1, terbuka untuk semua jurusan, serta memiliki IPK minimal 2,8. Targetnya, jumlah peserta yang diterima berjumlah minimal 150 orang terpilih.