Alami Berhasil Sepakati Pendanaan Berbasis Syariah

(ki-ka) Bembi Juniar, Dima Djani, dan Harza Sandityo Founder ALAMI. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Perusahaan fintech peer to peer (P2P) financing syariah PT Alami Fintek Syariah (Alami), meraih pendanaan dari empat investor berskala multinasional. Untuk pertama kalinya di kawasan Asia Tenggara terjadi kesepakatan pendanaan/fundraising berbasis syariah yang dilakukan oleh kalangan investor modal ventura (Venture Capital) ternama.

CEO Alami, Dima Djani mengatakan, pihaknya saat ini terus berupaya mengenalkan nilai-nilai syariah dalam setiap prosedur kerja sama dengan pihak mitra, termasuk dengan para calon investor. Hal ini dilakukan untuk menunjukkan komitmen Alami dalam mengimplementasikan esensi syariah tidak hanya dalam produk dan layanan, tetapi juga sampai ke sumber pendanaan yang menjadi landasan Alami menjalankan kegiatan operasionalnya.

“Sebagai perusahaan yang menawarkan produk dan jasa keuangan berbasis syariah, kami ingin memberikan nilai tambah kepada bisnis dan juga stakeholders yaitu Alami saat ini juga merambah prinsip syariah dalam pendanaan. Hal ini merupakan hal yang baru, untuk pertama kalinya perusahaan startup syariah Indonesia sukses mengajak investor untuk melakukan pendanaan yang berbasis syariah,” kata Dima dalam keterangan tertulis, Kamis (14/11/2019).

Baca juga :   Aplikasi LYKE Ditutup dan Beralih ke JollyChick

Lanjutnya, Alami juga berharap ke depannya akan makin banyak investor yang terbuka dengan skema fundraising berbasis syariah. Dima memandang saat ini Indonesia telah lebih terbuka terhadap pengembangan peta jalan ekonomi syariah dan industri halal.

Adapun investasi di tahap seed round ini dipimpin oleh Golden Gate Ventures dengan skema akad musyarakah. Beberapa nama investor yang bergabung dalam komitmen pendanaan ini yakni Agaeti Ventures, RHL Ventures, dan seorang angel investor Aamir Rahim dari Hong Kong melalui Zelda Crown. Keempat investor ini bersepakat untuk memberikan suntikan modal kepada Alami dengan prosedur yang sesuai syariat Islam.

STEVY WIDIA