Ambisi Sony Wong Ingin Bawa Kopi Indonesia ke Pasar Internasional

Sony Wong, Founder & CEO Swivel Coffee, berambisi membawa kopi Indonesia masuk ke pasar internasional (Foto: LinkedIn)

youngster.id - Indonesia merupakan salah satu negara produsen dan eksportir kopi terbesar. Di sisi lain, tingkat konsumsi kopi di Tanah Air terus meningkat. Tak heran, coffee shop pun kian menjamur. Salah satunya startup yang bergerak di bidang kopi Swivel Coffee, yang berambisi membawa kopi Indonesia ke pasar internasional.

Namun, apabila dicermati, terdapat satu masalah yang dihadapi oleh Indonesia yakni kurangnya daya ekspor kopi dalam bentuk panggang (roasted), sehingga lebih sering ekspor dalam bentuk biji kopi hijau (green beans).

Hal itulah, antara lain, yang menginspirasi Sony Wong, dengan mendirikan Swivel Coffee pada November 2016. Untuk mengembangkan startup-nya ini Sony mengandalkan dana dari uang pribadinya.

Seiring berjalannya waktu, Sony melalui Swivel Coffee terus membantu mengembangkan kopi Indonesia dengan mengikuti eksibisi startup digital terbesar se–Asia, InnovFest Unbound, pada bulan maret 2017 lalu di Marina Bay Sands, Singapura. Di event tersebut antusiasme warga Singapura terhadap kopi Indonesia cukup tinggi. Selain itu, Swivel Coffee juga mengikuti beberapa ajang kompetisi startup. Salah satu yang menarik ketika Swivel Coffee terpilih sebagai salah satu dari 50 food startup Indonesia pada bulan juli 2017 lalu di Bandung.

Baca juga :   Buat Resep Spesial Bisa Dapat THR

Rupanya, ketekunan Sony dalam mengembangkan dan edukasi pasar membawanya bertemu investor. Alhasil, Swivel Coffee mendapatkan pendanaan sebesar Rp 1 miliar dari Wempy Dyocta Koto.

“Dengan adanya modal dari Wempy Dyocta Koto selaku investor tetap serta bimbingan darinya yang sudah sangat berpengalaman, semoga Swivel Coffee dapat mewujudkan mimpinya, yaitu membawa kopi Indonesia di kancah internasional serta dapat membantu para pecinta kopi mendapatkan informasi, edukasi serta alat kopi dengan harga murah dan terjangkau,” ujar Sony, Founder & CEO Swivel Coffee, dalam keterangan tertulisnya.

Diklaim Sony, yang membedakan Swivel Coffee dengan pesaingnya adalah pihaknya lebih spesifik menjual alat-alat manual brewing kopi atau yang biasa disebut sebagai 3rd wave coffee equipment. Dari alat-alat ini terdapat berbagai varian. Dan, tentunya yang menjadi keunggulan dari Swivel Coffee adalah harganya yang sangat terjangkau, sehingga dapat membantu para customer yang ingin menikmati kopi ataupun ingin membuka kedai kopi dengan budget dan harga murah.

Selain itu, di Swivel Coffee hanya menjual kopi premium Indonesia, yaitu specialty arabica single origin dari berbagai macam daerah seperti Sumatera, Jawa, Papua dan sebagainya. Dan, tidak ketinggalan kopi luwak yang sangat populer di luar negeri.

Baca juga :   100 Musisi Gelar Konser Amal untuk Sulteng

“Swivel Coffee hadir dengan harapan dapat memecahkan masalah, dengan mencoba membantu para pecinta kopi untuk mendapatkan kopi, alat kopi dengan harga terjangkau, informasi serta edukasi mengenai kopi secara gratis,” ujar Sony.

Sekarang, dengan bantuan mentor dari Wempy, Swivel Coffee mulai mengembangkan pasar luar negeri, yang dimulai dari malaysia. Selain itu, Swivel Coffee juga mulai merambah ke teh. Pasalnya, sama seperti kopi , teh Indonesia mempunyai prospek dan market yang besar.

“Kunci kesuksesan yang penting adalah mencintai apa yang dilakukan, pantang menyerah, dan yang paling penting yang sulit dilakukan adalah terbuka dan tidak gengsi untuk mau belajar dari ahli yang berpengalaman. Visi saya dalam berbisnis berubah drastis setelah saya belajar dari Uda Wempy yang sudah makan asam-garam di dunia bisnis,” pungkas Sony.

 

HENNI T. SOELAEMAN