Angkat Potensi Ekonomi Digital Pemprov Jabar Gandeng Gojek

Ketua TP PKK Jabar yang juga Ketua Tim Penyelenggara Sekolah Sekoper Cinta, Atalia Praratya Kamil bersama tim Gojek. (Foto: istimewa)

youngster.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menggandeng Gojek untuk menguatkan para pelaku sektor informal dan UMKM melalui inovasi teknologi dan kolaborasi dengan Go-Jek dan Go-Pay.

Head of Regional Government Relations Go-Jek Jawa Barat dan Banten, Muhammad Chairil mengatakan, salah satu fokus nota kesepakatan dengan Pemprov Jawa Barat adalah pemberdayaan perempuan melalui pelatihan kewirausahaan dan akses lapangan pekerjaan.

“Dalam kesepakatan strategis bersama Pemprov Jabar, GoJek juga menawarkan program dukungan menyeluruh pada pelaku sektor informal dan UMKM dengan menyelenggarakan pelatihan, fasilitasi usaha pemasaran, serta fasilitasi akses lapangan kerja dalam ekosistem GoJek,” kata Chairil dalam keterangannya, Minggu (26/5/2019) di Bandung, Jawa Barat.

Menurut Chairil, Gojek berpotensi untuk mendukung program unggulan Jabar, yaitu Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita atau Sekoper Cinta yang diluncurkan oleh Gubernur Jabar bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada Desember 2018 lalu.

Ketua TP PKK Jabar yang juga Ketua Tim Penyelenggara Sekolah Sekoper Cinta, Atalia Praratya Kamil menjelaskan, program tersebut hadir untuk melambungkan kualitas hidup perempuan dan mewujudkan kesetaraan peran, akses, serta partisipasi perempuan di semua bidang.

Baca juga :   Merger Bisa Meminimalisir Persaingan Startup

“Harapan kami semua kesepakatan ini dapat terlaksana dengan baik dan tentunya menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat Jawa Barat. Kami sangat antusias dan berterima kasih pada GoJek dan Go-Pay yang dengan penuh semangat ingin berkolaborasi dalam program-program pembangunan di Jawa Barat,” lanjutnya.

Kerja sama dengan Go-Jek dan Go-Pay merupakan salah satu implementasi birokrasi 3.0 atau dynamic government.

STEVY WIDIA