Aplikasi Kamus Indonesia-Inggris Bagi Penyandang Tunarungu

Tim KABITARU Universitas Negeri Malang. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Media pembelajaran bagi difabel atau penyandang kebutuhan khusus di Indonesia masih sangat terbatas. Menjawab tantangan tersebut, tiga mahasiwi dari Unversitas Negeri Malang, membuat media pembelajaran bernama KABITARU.

Nama KABITARU merupakan singkatan dari Kamus Bahasa Inggris Tunarungu. Ini adalah aplikasi kamus Indonesia-Inggris yang dilengkapi dengan video bahasa isyarat untuk mempermudah anak tunarungu dalam memahami pengejaan (spelling) dan pelafalan (pronunciation) bahasa Inggris.

Tim pengembang KABITARU yaitu Risa Safira Ramadhani (jurusan Pendidikan Luar Biasa), Nindya Ayu Rizqianti (jurusan Pendidikan Luar Biasa), dan Nur Nilam Ayu Saputri (jurusan Sastra Inggris).

Nur Nilam Ayu Saputri, mengatakan, upaya mereka ini berangkat dari kepedulian atas, masih banyak siswa tunarungu yang belum memahami konsep pelafalan dan pengejaan dalam bahasa Inggris. Dengan demikian, aplikasi ini diharapkan dapat mengatasi salah satu permasalahan pembelajaran bagi siswa penyandang tunarungu.

“Besar harapan saya aplikasi ini dapat bermanfaat dan digunakan dengan bijak untuk membantu  proses belajar mengajar bahasa Inggris di kelas,” tutur Nilam selaku  salah satu pencetus pembuatan aplikasi KABITARU dalam keterangannya kepada youngster.id, Jumat (9/8/2019).

Baca juga :   Mesin Cuci Ini Jamin Mencuci Tanpa Merusak Pakaian

Aplikasi Kabitaru memiliki beberapa keunggulan, diantaranya adalah adanya video isyarat asli dari kosakata dan video cara pelafalan bahasa Inggris yang telah disederhanakan. Tidak hanya itu, di dalam aplikasi tersebut juga terdapat menu kuis yang dapat membantu siswa tunarungu untuk memahami lebih jauh kosakata yang mereka pelajari. Didukung dengan tampilan aplikasi yang menarik dan ikon ilustrasi yang lucu, membuat siswa-siswi tunarungu tidak bosan saat belajar kosakata bahasa Inggris di kamus elektronik tersebut. Bahkan menurut Nilam, aplikasi ini mendapatkan respon positif dari bebagai pihak, termasuk Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Muhadjir Effendy.

Aplikasi KABITARU telah didemonstrasikan di SMPLB Yayasan Pendidikan Tunas Bangsa (YPTB) kota Malang. Kepala sekolah, guru, dan siswa tunarungu SMPLB YPTB mendukung pengadaan aplikasi ini untuk bisa digunakan di sekolah tersebut.

Hadirnya Aplikasi KABITARU ini sangat diharapkan untuk bisa menjawab kebutuhan media pembelajaran bahasa Inggris  khusus tunarungu. Bahkan, lebih jauh, diharapkan siswa tunarungu juga bisa mendapatkan kesempatan yang setara dalam belajar bahasa Inggris seperti siswa lainnya.

Baca juga :   Avion, Smart Watch Untuk Tunarungu Mudah Berlalu Lintas

 

STEVY WIDIA