Aplikasi Muslimnesia Menyasar Milenial

(ki-ka) Muhammad Assad, Billtraviano Harda, Ariani Rudjito dan Adrian Maulana selaku Co-Founder Muslimnesia. (Foto: Stevy Widia/youngster.id)

youngster.id - Jumlah penganut agama Islam di Indonesia adalah yang terbesar di dunia. Persentase Muslim di Indonesia sebesar 87,180 % dari 207 juta jiwa. Dan pada 2020 diprediksi jumlah tersebut akan didominasi oleh generasi milenial pada 2020. Melihat potensi ini, hadirlah aplikasi Muslimnesia.

Aplikasi Muslimnesia merupakan platform yang menyajikan wawasan ke-Islam-an yang lengkap sekaligus praktis sebagai pendukung gaya hidup Islami sehari-hari dalam membangun gaya hidup halal dan berkah.

“Kebutuhan informasi muslim muda modern Indonesia tumbuh kian besar seiring dengan meningkatnya antusiasme mendalami ajaran Islam yang dimulai sejak usia muda. Dengan karakter aktif dan mobilitas tinggi ala milenial, generasi muslim muda modern Indonesia membutuhkan dukungan yang senantiasa mendampingi mereka dalam mewujudkan persona diri yang lebih baik. Teknologi kemudian menjadi jembatan dan sarana tak terpisahkan bagi muslim muda Indonesia dalam mempelajari dan mengimplementasikan Islam. Karena itu kami menghadirkan Muslimnesia,” kata Ariani Rudjito, Founder dan CEO dari Muslimnesia pada peluncuran aplikasi ini Jumat (3/5/2019) di Jakarta.

Aplikasi ini didirikan Ariani bersama Billtraviano Harda, Muhammad Assad, dan Adrian Maulana selaku Co-Founder. Mereka berharap, aplikais ini dapat menjadi solusi dalam menjawab kebutuhan generasi muslim muda modern Indonesia yang beberapa tahun terakhir mengalami perkembangan pesat dalam mendalami ajaran agama serta menerapkan kaidah islam dalam hidup sehari-hari.

“Aplikasi Muslimnesia menyajikan wawasan ke-Islam-an yang lengkap sekaligus praktis sebagai pendukung gaya hidup Islami sehari-hari dalam membangun gaya hidup halal dan berkah. Karya asli anak bangsa Indonesia ini hadir sebagai solusi yang memahami betul kebutuhan muslim muda modern di Tanah Air, yang tersampaikan melalui ragam fitur segar dan desain aplikasi simpel,” kata Ariani lagi.

Riset Alvara Research Center (2017) menyebut bahwa sebagian besar masyarakat muslim Indonesia mengaku terlibat acara keagamaan setidaknya sekali setiap pekan (36,6%), bahkan lebih dari satu kali per minggu (34,4%). Data ini turut didukung fakta bahwa peminat produk/layanan halal di Indonesia turut tumbuh. Kondisi ini kemudian melahirkan kebutuhan informasi lebih luas, mencakup banyak sisi mulai dari doa pendamping sehari-hari hingga informasi spesifik untuk mendukung gaya hidup islami lebih mendalam.

Menjawab kebutuhan tersebut, Muslimnesia berupaya memberikan pencerahan melalui fitur-fitur unggulannya. Diantaranya fitur Cari Masjid, Jadwal Kajian,Halal Radar dan Sedekah. Juga dilenkgpai fitur Quran dan Doa, Waktu Sholat, Kiblat dan Jadwal Puasa yang memudahkan pengguna menjalankan rangkaian ibadah wajib ataupun sunah.

Mengusung harapan #SiapLebihBaik, jelang bulan Ramadan 1440H, Muslimnesia gagas kampanye perdana #SiapSiapRamadan dengan memperkuat fitur kustom berciri Ramadan. Untuk memotivasi  muslim muda modern Indonesia mengoptimalkan ramadan sebagai momen untuk perubahan diri yang lebih baik, Muslimnesia melengkapi fitur-fiturnya dengan informasi dan layanan yang bantu pengguna beribadah sepanjang Ramadan . Seperti Sedekah yang  menawarkan paket sembako, berbuka puasa, Hari Raya Idul Fitri, dan paket lain. Jadwal Kajian yang menambahkan pilihan lokasi tarawih dan ustad penceramah di bulan Ramadan. Hingga menu yang dukung Ramadan berjalan lebih baik seperti pengingat imsak serta artikel-artikel khusus Ramadan.

“Dengan fitur-fitur pembeda yang inovatif, tampilan modern nan simpel dan target pengguna kami yakni kalangan muslim muda modern Indonesia. Kami berharap mampu menjadi kontribusi nyata untuk menghubungkan kalangan muslim muda modern Indonesia lewat sentra informasi terpercaya sehingga menumbuhkan semangat belajar dan menerapkan kaidah Islam secara lebih baik,” pungkas Ariani.

STEVY WIDIA