Armand Wahyudi Hartono : BCA Dukung Talenta Anak Muda di Bidang Solusi Perbankan

Armand Wahyudi Hartono, Wakil Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) (Foto: Fahrul Anwar/youngster.id)

youngster.id - Belakangan usaha rintisan alias startup berbasis teknologi yang digawangi anak-anak muda terus tumbuh di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Namun, sama seperti bisnis lain, startup membutuhkan motor penggerak agar bisnis dapat berkembang dan berkelanjutan. Untuk itu dibutuhkan solusi inovatif.

Transformasi digital dan revolusi industri yang kini mulai masif diterapkan oleh banyak perusahaan di dunia turut mendorong PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebagai institusi perbankan swasta terbesar di Indonesia untuk turut memajukan ranah digitalisasi di Indonesia. Untuk itu BCA menyelenggarakan sejumlah program. Di antaranya kompetisi Finhacks dan program akselerator SYNRGY.

Armand Wahyudi Hartono, Wakil Presiden Direktur BCA, mengatakan kedua program ini untuk mendukung dan memberikan kesempatan bagi pemilik talenta muda mengeksplorasi kemampuannya sekaligus mendorong jiwa entrepreneur.

Finhack merupakan wujud kontribusi BCA dalam menanggapi potensi anak bangsa di bidang data science, sekaligus sebagai wadah sinergi kolaborasi dengan komunitas data science. Kompetisi ini memberikan total hadiah sebesar Rp 480 juta bagi para pemenang. Ini sekaligus menjadikan Finhacks 2018 #DataChallenge sebagai kompetisi data challenge dengan jumlah hadiah terbesar di Indonesia.

Sedangkan program SYNRGY merupakan sebuah wadah kolaborasi dan akselerator untuk para komunitas startup dalam rangka mendorong pertumbuhan dan inovasi di dunia industri digital. Startup berkesempatan untuk bergabung dengan SYNRGY dan mendapatkan akses ke program-program tersebut, salah satunya adalah program akselerator yang akan dijalankan oleh Digitaraya dengan dukungan dari Google Developers Launchpad.

Jadi sebagai institusi yang juga mengandalkan digitalisasi perbankan, BCA kian terbuka untuk menjalin hubungan kerja sama dengan startup di Indonesia yang turut menjadi penggerak ekonomi digital Indonesia.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang kedua program BCA untuk mendukung talenta generasi muda di Indonesia, berikut petikan wawancara Armand Wahyudi Hartono dengan Wartawan youngster.id Fahrul Anwar :

Apa yang menjadi latar belakang BCA menggelar Finhacks?

Pergerakan dunia digital saat ini membawa BCA untuk terus bergerak dalam memaksimalkan inovasi berbasis digital, utamanya pada layanan dan produk bagi nasabah setia. Melalui gelaran ini, kami berharap akan banyak solusi inovatif di bidang analisa big data yang dapat membantu kami memberikan manfaat jangka panjang kepada pengguna layanan BCA. Kami mendorong bagi seluruh pecinta dunia digital untuk bersama-sama menantang diri dan turut berkompetisi di gelaran ini.

Baca juga :   Karya Pemuda 2.0 Fokus Pemberdayaan Lewat Teknologi

Kegiatan ini sudah berlangsung sejak 2017. Finhacks yang kedua yang sudah terselenggara pada tahun 2018 lalu, saat itu kami mengangkat tema #DataChallenge karena kami mencermati bahwasanya di era digital saat ini penting untuk memajukan bidang pengolahan data di Tanah Air, khususnya di sektor finansial. Karenanya, kami mulai mengambil langkah agar praktisi ahli di bidang pengolahan data dapat terakomodir dan tertantang untuk semakin maju di bidangnya. Harapannya lewat ajang ini akan semakin menggiatkan secara positif iklim dunia data science di Indonesia. 

Kategori apa saja yang dinilai dalam Finhack?

Dalam kompetisi ini para data science enthusiast ditantang untuk mengembangkan model machine learning, yang dapat menghadirkan solusi bagi tiga masalah perbankan yang diangkat, yaitu Credit Scoring, Fraud Detection, dan ATM Cash Optimization.

Ketiga kategori tersebut merupakan representasi dari isu yang seringkali terjadi di bidang pengolahan data. Ragam problematika di bidang pengolahan data harus diatasi dengan cepat dan cermat. Melalui kompetisi ini, kami berharap peserta Finhacks 2018 #DataChallenge mampu memecahkan problem tersebut dari data-data yang mereka olah. Ini merupakan representasi dari isu yang seringkali terjadi di bidang pengolahan data.

Berapa banyak peserta yang ikut dalam ajang Finhacks? Apakah ini sudah sesuai harapan?

Selama periode registrasi, total ada sebanyak 4.162 peserta yang mendaftar, dengan total sebanyak 605 machine learning model yang telah dikumpulkan. Tingginya antusiasme masyarakat terhadap kompetisi ini mematahkan kekhawatiran sebagian kalangan bahwa minat masyarat Indonesia di bidang data science masih rendah.

Baca juga :   Pameran Batik Oey Soe Tjoen, Pesona Batik Klasik Asal Pekalongan

Sejauh ini apakah ada hasil dari peserta Finhacks BCA yang sudah diimplementasikan?

Ide dari para pemenang sudah ada yang kami aplikasikan. Salah satunya adalah VIRA, pemenang Finhacks BCA pertama yang menampilkan teknologi chatbot. Sekarang ide mereka ini sudah langsung kami aplikasikan pada layanan BCA.

Selain itu, melalui Finhacks 2018 #DataChallenge, diharapkan dapat menjaring bakat terbaik dari para data scientist di Tanah Air. Sehingga para talenta terbaik ini mampu berkreasi secara maksimal dengan data dan mengeksekusinya hingga menjadi rumusan solusi di bidang perbankan.

Apa tujuan yang ingin dicapai BCA melalui kegiatan Finhack ini ?

Jadi dalam gelaran ini para data scientist ditantang untuk menghasilkan model terbaik sehingga dapat memahami lebih jauh mengenai perilaku data yang diamati (descriptive) dan memperkirakan kondisi yang akan terjadi di masa mendatang (predictive) berdasarkan koleksi data yang terkait dengan industri finansial.

Kemampuan pengolahan dan pemanfaatan data yang mumpuni membuat perusahaan, utamanya perbankan dapat mengoptimalkan kapasitas layanan dan produknya secara efektif. Sehingga, nasabah terpuaskan dengan pelayanan yang cepat, tepat, dan akurat. Melalui ajang ini, peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, maupun pelaku start up kami harapkan dapat menjadi data scientist prospektif dalam dunia kerja.

Selain Finhacks, BCA juga menggelar SYNRGY bagi startup. Apa yang mendorong perusahaan menggelar program ini?

Kami juga ingin menggerakan komunitas data science untuk semakin berperan dalam melahirkan beragam terobosan melalui analisa Big Data. Melalui kesempatan ini kami memberi ide, memanas-manasi (baca: beri semangat.red), kasih berita agar anak-anak muda yang berjiwa wirausaha tergugah terjun di dunia entrepreneur. Semakin banyak wiraswasta yang jadi biasanya akan baik untuk kami juga.

BCA bekerja sama dengan Digitaraya, akselerator kelas dunia yang didukung oleh Google Developers Launchpad sebagai partner program akselerator serta KUMPUL sebagai partner manajemen komunitas dan coworking space, meluncurkan SYNRGY. Ini sebuah program akselerator startup fintech dan sekaligus wadah kolaborasi untuk komunitas startup fintech guna membantu pertumbuhan ekosistem startup di Indonesia. 

Baca juga :   Tirza Mafira : Ajak Masyarakat Bijaksana Gunakan Kantong Plastik

Bisa dijelaskan apa saja yang dilakukan oleh SYNRGY dalam mendukung startup?

Program akselerator tersebut akan dijalankan selama 3 bulan, dengan setiap bulan akan diadakan bootcamp yang intens untuk mendukung produk dan pengembangan bisnis para startup. Tidak hanya bootcamp, SYNRGY juga akan menghubungkan para startup dengan mentor-mentor yang handal dan dapat langsung berkonsultasi one on one untuk sharing banyak hal, termasuk sesi legal dan pajak. Juga, membukakan akses kepada para investor, dan menghubungkan startup dengan BCA. Tentunya melalui kesempatan ini juga menjadi ajang untuk membangun jaringan, menambah wawasan, dan sharing pengetahuan.

Melalui wadah SYNRGY ini diharapkan para startupmemperoleh program pembekalan secara maksimal untuk mendukung produk-produk yang akan diluncurkan. Karena di wadah ini, para startupakan terhubung dengan para mentor lokal maupun global, dibekali metode dan tools serta terhubung dengan ekosistem investor dan komunitas startuplainnya.

Sebagai upaya mendukung talenta anak muda di bidang solusi perbankan, dan mendukung kewirausahaan di kalangan anak muda, BCA memiliki kompetisi Finhacks dan program akselerator SYNRGY. (Foto: Fahrul Anwar/youngster.id)

Tujuan yang ingin dicapai melaui SYNRGY?

Selain sebagai wadah kolaborasi dan akselerator, ini juga merupakan sebuah innovation hub dengan program-program terbaik yang disiapkan untuk membantu startup mengembangkan bisnis mereka dengan lebih cepat dan lebih baik. Startup berkesempatan untuk bergabung dengan SYNRGY dan mendapatkan akses ke program-program tersebut. Salah satunya adalah program akselerator yang akan dijalankan oleh Digitaraya dengan dukungan dari Google Developers Launchpad. 

Nantinya, Synrgy Innovation Hub ini diharapkan dapat menjalin kerja sama antara BCA dengan para startup untuk berkolaborasi mendukung perekonomian di Indonesia.

Apa rencana pengembangan lain apa yang ingin dilakukan Bank BCA, khususnya untuk mendukung dunia kewirausahaan di kalangan anak muda?

Kalau yang untuk program anak muda kami selalu rajin mendatangi berbagai universitas-universitas untuk sharing mengenai dunia teknologi. Saya sendiri juga masih mengajar di tempat-tempat kuliah karena hal ini yang paling penting. Jadi benar-benar bisa mendapat masukan serta ilmu baru melalui universitas maupun dari event-event.

Tips atau saran terbaik apa yang Anda bisa berikan untuk anak muda di Indonesia yang baru saja ingin memiliki dan membangun sebuah bisnis?

Untuk wirausahawan, namanya juga usaha ya jadi harus berusaha dulu, dan hal ini nggak ada yang lain. Coba aja terus buat semua yang dijalani bisa membuat fun dan enjoy. Coba aja dulu, salah nggak apa-apa. Hanya itu yang bisa saya berikan melalui tips ini. Bagi saya, yang gagal itu karena berhenti mencoba. (SW)