Ayo Daftar, Bekraf Sedia Rp 6 M Untuk Industri Game dan Kuliner

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)siapkan Bantuan Insentif Pemerintah (BIP untuk pelaku ekraf. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyiapkan program Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) akses permodalan non perbankan sebesar Rp 6 miliar untuk pelaku usaha ekonomi kreatif sub sektor aplikasi digital dan game developer serta kuliner.

Pendaftaran untuk mendapatkan dana hibah tersebut, telah resmi dibuka pada 13 Juli hingga 24 Juli 2017.

Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo, memaparkan, program BIP 2017 merupakan pilot project penyaluran bantuan oleh pihaknya. Program ini, merupakan salah satu upaya dari Bekraf untuk meningkatkan kapasitas usaha maupun produksi pelaku ekonomi kreatif dalam bentuk penambahan modal.

“Dalam program ini, dana yang disiapkan sebanyak Rp 6 miliar. Untuk satu pelaku usaha ekonomi kreatif, nantinya akan mendapatkan dana hibah maksimal Rp 200 juta, tergantung dari kebutuhannya yang disebutkan dalam proposal,” ucap Fadjar Hutomo dalam keterangan resmi Jumat (21/7/2017).

Apabila program BIP yang pertama ini sukses dilaksanakan dan terlihat jelas manfaatnya bagi pelaku usaha ekraf, Fadjar mengatakan tidak menutup kemungkinan tahun depan akan disalurkan BIP yang lebih besar kepada lebih banyak lagi pelaku ekonomi kreatif.

“Program ini baru yang pertama kali. Mudah-mudahan bisa sukses, supaya tahun depan bisa lebih banyak lagi pelaku usaha ekonomi kreatif yang mendapatkan bantuan modal,” ujarnya.

Evolusi

Selain itu Bekraf akan menggelar Bekraf Game Prime (BGP) akan kembali digelar akhir Juli 2017 di Kartika Expo Balai Kartini, Jakarta.

Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Hari Santosa Sungkari mengatakan, Bekraf Game Prime 2017 digelar dengan dua tujuan.

Pertama, untuk meningkatkan kualitas developer gim Indonesia melalui pertukaran ilmu dengan developer dan pelaku industri gim internasional. Kedua, meningkatkan game exposure dari gim-gim lokal agar bisa diketahui lebih banyak oleh komunitas gamers mainstream.

“Rencananya, ada dua konsep yang diusung, yaitu Business to Business (B2B) yang digelar pada 27 Juli, serta Business to Consumer (B2C) alias Public Day pada 29 dan 30 Juli. ” ujar Hari.

BGP merupakan bentuk evolusi dari Game Developers Gathering (GDG), tempat berkumpulnya para pelaku industri gim tanah air. Event ini merupakan hasil kerja sama antara Bekraf, Duniaku Network dan tentunya Asosiasi Game Indonesia (AGI).

STEVY WIDIA