Bangun Aplikasi Untuk Kantin Kampus, Mahasiswa Ini Diundang Google

Naufal Prakoso berpose di Googleplex, Amerika Serikat. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Perhelatan Google I/O 2019 bulan Mei lalu di San Fransisco, Amerika Serikat, turut dihadiri oleh beberapa developer asal Indonesia. Salah satunya Naufal Prakoso, Lead Developer Student Clubs (DSC). Mahasiswa Universitas Bina Nusantara (Binus), Jakarta ini mengembangkan aplikasi pesan makanan di kantin kampus.

Aplikasi bernama FoodOn Reservation menjadi solusi dalam pengelolaan pemesanan makanan yang menumpuk secara bersamaan saat jam istirahat.

“FoodOn Reservation juga membantu pihak restoran untuk menjual makanan yang belum habis terjual melalui pemberian informasi potongan harga di website Food On sehingga restoran akan mampu meminimalisir kerugian serta makanan yang terbuang,” ungkap Naufal yang dilansir dari siaran pers Google, Sabu (20/7/2019) di Jakarta.

Aplikasi ini dikembangkan Naufal bersama teman-temannya Univeritas Binus dan Universitas Prasetiya Mulya pada September 2018. Mereka ingin mengembangkan aplikasi FoodOn dalam rangka memenuhi pelajaran Business Creation dan Business Development. Ando dan Aldo selaku pengembang awal dari aplikasi ini serta empat mahasiswa Prasmul lainnya Peter, Anthony, Stella, dan Hans sebagai pemilik idenya.

Baca juga :   GrabCar dapat Badan Hukum Koperasi

Sebagai anggota DSC, Naufal dituntut dapat menciptakan aplikasi solutif yang dapat memecahkan permasalahan di sekitarnya. Sebelum menjadi Lead DSC Binus sejak Desember 2017, pemuda berusia 20 tahun ini juga pernah menjadi Fasilitator di Indonesia Android Kejar (IAK). Dengan dibantu oleh teman-teman DSC Core Team Binus, Naufal berhasil mengadakan berbagai kegiatan mengenai developer dan Android di kampusnya.

DSC merupakan komunitas yang secara langsung di-support oleh Google Developers untuk menjadi ajang tempat berkumpul dan berbagi ilmu sesama mahasiswa di kampusnya masing-masing.

“Developer Student Clubs dapat membantu mahasiswa kampus untuk belajar bersama mengenai android app development, web development, cloud, machine learning, dan lainnya. DSC merupakan komunitas yang boleh diikuti oleh semua kalangan mahasiswa tanpa terkecuali dan bebas biaya” ungkap Naufal.

Sebelum menjadi Lead DSC Binus sejak Desember 2017, pemuda berusia 20 tahun ini juga pernah menjadi Fasilitator di  Indonesia Android Kejar (IAK). Dengan dibantu oleh teman-teman DSC Core Team Binus, Naufal berhasil mengadakan berbagai kegiatan mengenai developer dan Android di kampusnya

Baca juga :   Fisipol UGM Gelar Final Kompetisi Wirausaha Sosial 2017

Saat ini, aplikasi FoodOn Reservation baru digunakan di area kampus Universitas Prasetiya Mulya (Prasmul) dan The Breeze. Aplikasi FoodOn Reservation dapat digunakan dalam tampilan mobile dan desktop. Namun menurut Naufal tidak menutup kemungkinan bahwa aplikasi tersebut dapat digunakan di kampus-kampus lain. Beberapa kampus sudah ada yang tertarik, namun Naufal dan tim masih menyiapkan sistemnya.

STEVY WIDIA