Bekraf Bawa Wajah Kontemporer Indonesia ke Venice Art Biennale

pameran seni kontemporer tunggal karya Tintin Wulia di Yogyakarta. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

youngster.id - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) akan menampilkan pameran seni kontemporer tunggal karya Tintin Wulia “1001 Martian Homes” pada Venice Art Biennale di Venesia,Italia.

“Dukungan Bekraf ini ingin menampilkan wajah Indonesia lebih kontemporer,” kata Ricky Joseph Pesik Wakil Kepala Bekraf dalam keterangan resmi Bekraf, baru-baru ini.

Venice Art Biennale adalah dalam pameran seni kontemporer tertua di dunia. Pameran ini akan berlangsung pada 13 Mei hingga 26 November 2017 di Venesia, Italia.

Ricky menjelaskan, pavilion Indonesia akan menempati area seluas 70 meter persegi di venue Arsenale. Selain itu karya Tintin akan berada di dua lokasi yang saling berinteraksi yaitu Venesia dan Jakarta, sekaligus menjadi karya pertama dalam sejarah Venice Art Biennale yang menghubungkan dua negara.

Para pengunjung di kedua lokasi dapat berinteraksi dengan objek seni, layar dan kamera yang saling terhubung secara digital. Dengan kehadiran tiga pasang karya di dua tempat sekaligus, keikutsertaan Indonesia di La Biennale di Venezia dapat dinikmati publik tanah air secara luas.

Baca juga :   Deureuham, Kompetisi Ekraf Berbasis Syariah

Tintin Wulia merupakan seniman Indonesia yang dikenal di berbagai pameran internasional dengan karya-karya video dan instalasinya. Seniman kelahiran Bali ini akan mengusung “1001 Martian Homes” yang berbicara tentang ruang dan waktu.

“Saya diharapkan dapat mengangkat globalisasi yang mampu menunjukkan adanya kesamaan meskipun berasal dari masa yang berbeda,” ujar Tintin.

Paviliun Indonesia terwujud karena dukungan berbagai pihak diantaranya kurator, tim komisioner, direktur artistik, kurator dan seniman. Tim komisioner terdiri dari Ricky Joseph Pesik (Ketua); Melani W. Setiawan (Anggota); Amelia Wirjono (Anggota); dan Diaz Parzada (Anggota). Selanjutnya, Muhammad Enin Supriyanto (Direktur Artistik); Agung Hujatnika (Kurator).

STEVY WIDIA