Bekraf Beri Sertifikat untuk 2.700 Barista

Bekraf gelar Pelatihan dan Sertifikasi Profesi Barista sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) (Foto: Bekraf/Youngsters.id)

youngster.id - Kopi telah menjadi tren bisnis yang menjanjikan, terutama di kalangan anak muda. Hal ini ditunjukkan dengan pertumbuhan kedai kopi yang menjamur mulai dari kawasan perkotaan hingga ke daerah-daerah. Mendukung hal itu, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menjalankan program sertifikasi barista.

Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi Bekraf Ari Juliano Gema mengatakan, dengan sertifikat ini diharapkan meningkatkan daya saing barista sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap cita rasa.

Saat ini Bekraf sudah memberikan fasilitas sertifikat kepada 2.700 barista, 70% atau sekitar 1.890 orang pun mendapat dokumen kompetensi. Modal sertifikat pun mampu membawa kemudahan bagi barista dalam pengembangan usaha kopi.

“Formalisasi serta keahlian dan fungsi jabatan butuh agar kualitas sumber daya manusia pelaku ekonomi kreatif meningkat,” kata Ari nya dalam keterangan resmi Bekraf, Senin (22/7/2019) di Jakarta.

Menurut dia, persyaratan untuk bisa mendapatkan fasilitas sertifikat dari Bekraf adalah barista harus memiliki ijazah pendidikan sekolah menengah. Selain itu, barista harus punya sertifikat pelatihan racik kopi, surat pengalaman kerja sebagai barista minimal satu tahun, serta sertifikat kompetisi.

Baca juga :   Bekraf Pacu Edukasi Bisnis Online Bagi UMKM

Untuk itu Bekraf kerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Barista. Tahun ini, sertifikasi profesi barista berlangsung di Jayapura, Jambi, Bali, Singkawang, Solo, Tangerang, dan Jakarta.

Ari menyatakan langkah mendukung barista sebagai upaya mengembangkan industri kopi Indonesia yang saat ini berada nomor empat di dunia. Dia pun mengungkapkan pertumbuhan konsumsi kopi Tanah Air lebih besar daripada dunia. Ari yakin kopi mampu menjadi komoditas unggulan baru Indonesia.

“Saya yakin kopi bisa menjadi minyak baru Indonesia, produksi dan konsumsi kopi mampu membuktikan kekuatan ekonomi,” kata Ari.

STEVY WIDIA