Bekraf Cari Talenta Desainer untuk Tembus Pasar Global

Fashion show bertajuk SYMB/OSIS karya siswa jurusan fashion design Lasalle College Jakarta. (Foto: Stevy Widia/youngster.id)

youngster.id - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar Orbit, wadah pencarian desainer lokal untuk pengembangan kompetensi yang berkelanjutan. Preogram ini merupakan dukungan pemerintah terhadap para desainer.

Program akselerasi desainer di Indonesia untuk masuk ke pentas persaingan global ini telah menghasilkan 35 desainer dalam dua tahun. “Kami harap program ini dapat meningkatkan kemampuan desainer dalam menciptakan produk dan bisnis berskala internasional,” kata Ricky Pesik Wakil Kepala Bekraf dalam keterangannya, Jumat (2/8/2019) di Jakarta.

Ricky mengungkapkan, Bekraf mencari desain yang orisinal berupa konsep atau karya jadi, bukan produk akademis. Meski demikian ini bukan kompetisi, tetapi pemerintah memberikan skema penghargaan kepada desainer yang punya kapasitas memenuhi persyaratan. Bekraf bakal memberikan bantuan hak kekayaan intelektual, pendampingan, publikasi, serta kesempatan kegiatan pameran dan studi banding berskala global.

“Pemerintah ingin membantu pengembangan ekosistem desain yang berkelanjutan. Sehingga, para desainer lokal punya target untuk daya saing yang tinggi, inovatif, dan produktif dalam penciptaan kualitas produk dalam pasar global. Apalagi, ekonomi kreatif bakal menjadi salah satu sektor yang punya nilai tinggi dalam perdagangan internasional,” paparnya.

Baca juga :   Ekosistem Ekonomi Kreatif Perlu Dibangun

Ruang lingkup Orbit tahun ini adalah arsitektur, desain interior, fesyen, desain komunikasi visual, tata cahaya, desain produk, tekstil, kriya, dan lanskap. Para desainer yang terpilih dalam proses seleksi bakal ikut tiga program berkelanjutan. Pertama, program dasar. Kedua, program penguatan yang meliputi pengembangan desain dan produk serta pengembangan bisnis. Terakhir, program pengembangan seperti aktivasi produk dan pembangunan jaringan serta kapasitas. “Ketiga program bakal berjalan mulai 2020,” ujar Ricky.

Peserta yang ingin ikut Orbit harus mendaftar melalui platform BISMA di situs bisma.bekraf.go.id. Setelah itu, calon peserta harus mengirim persyaratan melalui http://orbit.bekraf.go.id paling lambat 22 September 2019. Sosialisasi program ini di Jakarta adalah publikasi terakhir setelah Bali, Malang, dan Semarang. Proses seleksi setelah pendaftaran berlangsung dua tahap kurasi awal, tahap penilaian dan konsolidasi, tahap purwarupa, serta terakhir tahap kurasi final.

STEVY WIDIA