Bekraf Dorong Malang Kembangkan Potensi Game dan Aplikasi

Sekitar 1000 peserta mengikuti acaraBekraf Developer Day di Hotel Harris Conventions Malang. (Foto: istimewa)

youngster.id - Bekraf Developer Day digelar di Malang.  Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mendorong agar kota Apel itu dapat mengembangkan potensi ekraf dibidang game dan aplikasi.

Bekraf Developer Day merupakan program unggulan Bekraf yang menghadirkan pakar dan pelaku industri kreatif digital yang mampu menginspirasi peserta dalam mengembangkan sub sektor aplikasi dan game.

Deputi Infrastruktur Bekraf, Hari Santosa Sungkari mengatakan, Kota Malang memiliki potensi besar dalam perkembangan subsektor aplikasi dan gim. Hal tersebut dibuktikan dengan tumbuh dan berkembangnya subsektor aplikasi dan gim sejak tahun 2002, yang diawali dengan dibukanya jurusan yang berkaitan dengan Teknologi Informasi di beberapa perguruan tinggi di Kota Malang.

“Malang adalah kota yang menghasilkan kreator kreator muda yang potensial di sektor game dan aplikasi sudah saatnya cipta karya mereka bisa menjadi tuan rumah pasar di Indonesia bahkan dunia ,“ ungkap Hari dalam keterangannya, Senin (5/8/2019).

Sekitar 1000 peserta mengikuti acara ya g berlangsung pada 3 Agustus 2019 di Hotel Harris Conventions Malang. Untuk BDD kali ini Bekraf menggandeng beberapa developer lokal dan stakeholder antara lain, Dicoding, Amazon Web Services, Premier League Indonesia, IBM, dan Tokopedia serta Kedeputian Badan Ekonomi Kreatif.

Baca juga :   IKM Manfaatkan Teknologi Digital Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Menurut Hari, program ini bertujuan untuk mewadahi potensi para generasi muda di Jawa Timur, khususnya Kota Malang sebagai upaya mendorong kontribusi industri kreatif digital. Selain daripada itu, Bekraf Developer Day diadakan untuk menjembatani para developerdengan platform teknologi mutakhir untuk mengembangkan produk digital khususnya di bidang subsektor aplikasi dan gim.

Berbagai hal-hal menarik juga dapat ditemui pada gelaran Bekraf Developer Day Malang 2019 seperti booth yang memamerkan karya-karya developer lokal dan booth Bekraf yang membuka pendaftaran dan konsultasi HKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) secara gratis bagi para penggiat ekonomi kreatif.

Data Pemerintah Kota Malang menyebut hingga saat ini, subsektor gim dan aplikasi mampu menyerap lebih dari 2.200 tenaga kerja, 624 personal linear dan aktif dalam bidang tersebut. Produk gim seperti  panic, paw paw, kimo run, galactic rush serta startup media entertainment digital Kapanlagi Network lahir dan dibangun di Kota Malang.

Bekraf Developer Day Malang diharapkan mampu menginspirasi para peserta dengan pengalaman para developer yang telah mencapai kesuksesan dan komitmen dari industri untuk memicu semangat kemandirian kewirausahaan developer atau pengembang piranti lunak.

Baca juga :   Pameran Industri Grafika FGDexpo 2017 Hadapi Ekosistem Baru

STEVY WIDIA