Bekraf Tampilkan Kolaborasi Cantik Archipelago X Kopikkon di IFW 2018

A Journey adalah karya persembahan Nola Marta yang berkolaborasi dengan perajin tenun tapis Negeri Katon di Kabupaten Pesawaran, Lampung. (Foto: IFW/youngster.id)

youngster.id - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menampilkan keindahan Indonesia dalam peragaan busana bertajuk Archipelago X Kopikkon pada Indonesia Fashion Week (IFW) 2018. Pada peragaan ini, sebanyak 15 desainer fashion yang tergabung dalam KOPIKKON menunjukkan hasil kolaborasinya dengan perajin-perajin di 10 Kabupaten/Kota di Indonesia yang menjadi binaan Bekraf dan Koperasi Karya IKKON Bersama (KOPIKKON).

“Konsep Archipelago X berlatar belakang dari ‘X’ berarti 10 wilayah binaan KOPIKKON dan ‘X’ berarti kolaborasi yang menjadi roh dalam karya-karya yang dihasilkan oleh para pelaku kreatif anggota KOPIKKON,” kata Joshua Puji Mulia Simandjuntak Deputi Pemasaran Bekraf dalam jumpa pers Sabtu (1/3/2018) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

Rancangan busana yang ditamilkan berasal dari 10 kota yaitu Brebes, Rembang, Pesawaran, Sawahlunto, Ngada, Banyuwangi, Banjarmasin, Bojonegoro, Belu, dan Toraja Utara. Masing-masing tampil dengan mengedepankan ciri khas daerah.

Seperti koleksi bertema Urban TransforMANU oleh Live in ManuManu by Sofia Sari yang berkolaborasi dengan perajin tenun Indigo Ikat Langa Ngada, NTT. Koleksi ini sangat eye catching karena memadukan tenun berwarna biru dari pewarna alam tanaman indigo dengan bahan polos kuning dan oranye terang.

Baca juga :   Strategi Kominfo 2018: 1000 Startup Digital & 8 juta UMKM Go Online

Lalu Rising Salem by Hanifa Ramadhanti x SylvieRomy ft. Mahestri yang berkolaborasi dengan perajin Salam Salem dari Brebes, Jawa Tengah. Koleksinya menghadirkan citra Salem yang indah, agamis, dan lekat dengan alam melalui koleksi modest fashion, Rising Salem. SylvieRomy MathArt+Design memperkenalkan Islamic geometric design kepada perajin batik Salam Salem, juga mengembangkan motif Salem Mahestri yang diangkat dari kearifan lokal dan inspirasi alam di Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Kemudian A Journey adalah karya persembahan Nola Marta yang berkolaborasi dengan perajin tenun tapis Negeri Katon di Kabupaten Pesawaran, Lampung. Koleksi ini mengaplikasikan tenunan tapis Lampung pada rancangan yang modern.

Demikian juga koleksi SĀN persembahan TalkinRhy by Rhy Surya yang berkolaborasi dengan Batik Pusaka Beruang, batik khas Rembang, Jawa Tengah. Dan Side by Side merupakan persembahan karya kolaborasi anggota KOPIKKON Hanifa Ramadhanti, SylvieRomy, Mera Mera Studio by Amanda Rahmadhani, Sugeng Untung, Alvinska Octaviana dengan perajin-perajin di bawah binaan KOPINKRA Sawahlunto, Sumatera Barat. Koleksinya mengangkat keindahan tenun Silungkang yang terinspirasi oleh keindahan alam dan keuletan para perajin tenun di Sawahlunto, Sumatera Barat.

Baca juga :   Telkom Ajak Masyarakat Cerdas Berbisnis di Era Digital

Para desainer juga berkolaborasi dengan perajin di lima daerah, yakni Ngada (NTT), Brebes (Jawa Tengah), Pesawaran (Lampung), Rembang (Jawa Tengah), dan Sawahlunto (Sumatera Barat).



STEVY WIDIA