Ceruk Bisnis Baru dari Traveling ke Luar Negeri

Perusahaan rintisan yang bergerak di bidang penyediaan jasa wifi bagi pelancong destinasi luar negeri Passpod mengumumkan kesiapannya untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (Foto: Istimewa/youngster.id)

youngster.id - Tren traveling ke luar negeri selama beberapa tahun belakangan kian meningkat, khususnya di kalangan milenial. Tentu saja banyak pihak yang menikmati kue bisnis travelling ke luar negeri ini. Salah satunya penyedia jasa sewa modem wifi Passpod.

Menyasar karakter generasi milenial yang tech savvy dan gemar memilih pengalaman (live experience) ketimbang materi, kini semakin banyak bermunculan penyedia jasa yang menopang kebutuhan traveler di luar negeri. Antara lain untuk urusan akomodasi, transportasi, tiket atraksi dan wahana, paket tur privat dan terbuka. Termasuk jasa dokumentasi dan penyewaan modem internet guna menopang konektivitas selama berada di negara lain.

Menurut Edward Ismawan Chamdani, Managing Partner Ideosource VC, pertumbuhan bisnis traveling memberikan angin segar bagi pengusaha startup di Indonesia.

“Tren bisnis startup yang fokus pada kebutuhan travel ini sangat menjanjikan.” Khususnya jika dilihat dari kalangan milenial yang menjadikan traveling sebagai lifestyle, tentunya akan membuat ceruk pasar travel makin besar,” kata Edward.

Baca juga :   Software Ini Bisa Menilai Performa dan Kinerja SDM

Studi dari World Economic Forum menunjukkan bahwa konektivitas merupakan salah satu kebutuhan primer generasi milenial dalam bepergian ke luar negeri. Selain untuk kebutuhan dasar komunikasi, kebutuhan untuk sharing informasi lokasi dan penggunaan social media menjadi alasan mengapa konektvitas berbasi internet menjadi penting.

Salah satu cara termudah untuk mengakses internet di luar negeri tentu adalah membeli kartu SIM di negara masing-masing atau membeli paket data roaming dari negara asal. Namun, tingginya biaya di kedua opsi ini kerap menjadi penghambat para traveler untuk tetap up-to-date dengan lingkungannya.

Melihat tantangan tersebut, salah satu perusahaan teknologi penyedia jasa sewa modem wifi Passpod hadir untuk memberikan solusi lengkap bagi calon traveler guna tetap menjaga konektivitas sekaligus mendapatkan informasi kegiatan-kegiatan yang tengah berlangsung di beberapa negara yang menjadi destinasi favorit seperti Singapura, Malaysia, Bangkok dan Hong Kong.

CEO Passpod Hiro Whardana menyatakan, traveler milenial kerap mengandalkan banyak sumber untuk menentukan layanan, jasa transportasi dan lokasi-lokasi yang ingin mereka kunjungi di suatu negara.

Baca juga :   "Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak", Lolos Seleksi Cannes 2017

“Semakin tech savvy dan terkoneksi seseorang, maka kebutuhan untuk berkomunikasi secara real time lewat beragam media juga menjadi penting bagi mereka. Passpod menawarkan biaya internet yang sangat terjangkau dengan sistem rental yang juga mudah dengan tiga opsi pengambilan produk, kurir antar jemput gratis, dan pengambilan mandiri di store atau di bandara yang bermitra dengan Passpod,” tutup Hiro.

Berdiri Januari 2017, Passpod kini menjadi penyedia modem 4G terbesar di Indonesia. Passpod juga terus berinovasi secara konsisten untuk memberikan solusi komunikasi digital yang mudah, hemat dan jangkauan yang luas saat berkeliling antar negara saat traveling. Passpod berkomitmen untuk memberikan jaringan internet 4G yang mudah dan bisa diakses ke lebih dari 68 negara di dunia seperti AS, Singapura, Hongkong, Thailand, Jepang, Korea dan negara-negara Eropa dan Timur Tengah.

 

FAHRUL ANWAR