Danamon Beri Pelatihan Pembukuan Bagi Pelaku UKM

Sng Seow Wah, Direktur Utama Bank Danamon (kedua kiri) didampingi jajaran direksi Bank Danamon. (Foto: Stevy Widia/Youngsters.id)

YOUNGSTERS.id - Menyadari para pelaku UMKM penting dalam membantu perekonomian di Indonesia, Danamon menggelar kegiatan pelatihan pembukuan yang ditujukan untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Pelatihan bertajuk “Sukses Mengelola Keuangan Usaha” digelar pertama kali di Yogyakarta. Yoly Ramadhany, Area Manager Danamon Yogyakarta mengatakan, kegiatan dari Danamon melalui Yayasan Danamon Peduli bekerja sama dengan Dinas Koperasi Yogyakarta baru kali pertama ini diadakan dan secara nasional.

“Yang kedua akan diadakan setelah Lebaran. Masih sama dengan menyasar pelaku UMKM, prinsipnya Yayasan Danamon Peduli ingin membantu mengembangkan usaha dan memfasilitasi para pelaku UMKM lewat Dinas Koperasi Yogyakarta,” kata Yoly dalam keterangan resmi Kamis (20/4/2017).

Pelatihan tersebut bekerjasama dengan Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Yogyakarta bertempat di Gedung Dekranasda Yogyakarta.

Menurut Yoly, para peserta yang hadir kebanyakan dari usaha kuliner dan kerajinan batik. Lewat kegiatan ini diharapkan para pelaku UMKM lebih rapi dalam menata usaha terutama dalam hal pembukuan usahanya supaya lebih tertata.

“Pelaku UMKM masih acakadut, tujuannya pelatihan ini bisa lebih rapi dalam pembukuan dan pengelolaan usahanya,” jelasnya.

Raras Ayu Puspitasari, Kepala Seksi Kemitraan dan Pembiayaan Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Yogyakarta menuturkan, pihaknya merasa terbantu dengan adanya kegiatan pelatihan ini.

“Untuk pelatihan pembukuan sudah pernah dua kali pertama tahun 2016, tapi untuk kerjasama dengan Danamon baru kali ini,” ucapnya.

Lanjutnya, dengan kegiatan pelatihan seperti ini para pelaku UMKM dapat mengkategorikan pengeluaran.

“Kebanyakan pelaku UKM masih home industry jadi masih bercampur antara untuk rumah tangga dan untuk usaha, dengan pelatihan ini diharapkan bisa memilah-milah pengeluaran antara rumah tangga dan usaha mikronya,” pungkasnya.

STEVY WIDIA

Share :