Daniel Cahyadi : Bangun Startup Yang Tak Sekadar Petunjuk Alamat

Daniel Cahyadi, Co-founder & CEO Alamat.com (Foto: Stevy Widia/youngster.id)

youngster.id - Dahulu mencari lokasi sebuah alamat bukanlah perkara mudah. Tetapi kini, dengan kecanggihan teknologi, Anda bisa menemui alamat yang dituju dengan mudah dan cepat. Tak hanya tempat tinggal, fitur pencarian alamat ternyata juga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Di era serba online seperti saat ini, masyarakat sangat membutuhkan informasi bisnis yang aktual dan dapat diakses kapan saja dan dari mana saja. Berdasarkan data yang dihimpun Google berjudul “Year in Search 2018”, disebutkan 68% konsumen Indonesia menggunakan smartphone untuk mencari informasi sebelum berbelanja sesuatu.

Dengan dukungan teknologi dan internet ini membuat pola konsumsi turut meningkat. Dalam data tersebut disebutkan pula bahwa konsumen yang mengakses internet untuk referensi belanja menghabiskan biaya konsumsi 1,5 kali lipat dibandingkan konsumen offline. Tak heran jika nilai ekonomi internet di Indonesia pada 2018 diperkirakan mencapai US$ 27 miliar. Dengan rata-rata pertumbuhan majemuk belanja konsumen pe rtahun naik 49%. 

Sementara itu, data yang dihimpun Global Web Index, yang dirangkum oleh We Are Social dan Hootsuite pada 2018, menyebut tingkat belanja online pengguna internet Indonesia adalah yang tertinggi dibandingkan negara-negara di kawasan Asia Tenggara lainnya. Hanya 77% pengguna internet Vietnam yang melakukan belanja online, disusul Malaysia 75%, Singapura 73%, dan Filipina 70%. Sementara rata-rata belanja online para pengguna internet dunia sebesar 75%.

Sayangnya, masih banyak pelaku bisnis di sektor jasa dan gaya hidup belum memanfaatkan teknologi digital untuk pengembangan bisnis. Padahal mereka merupakan salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi Indonesia, mulai dari restoran, kafe, salon, bengkel, tempat kebugaran, hingga spa.

Melihat kondisi ini dan ingin memberi solusi, Daniel Cahyadi dan Michael Dihardja membangun platform Alamat.com. Situs dan aplikasi ini tak sekadar menunjukkan lokasi, tetapi juga ingin menghubungkan toko-toko offline dengan para konsumen online di Indonesia.

Baca juga :   Tim Barunastra Jawara International Roboboat Competition 2018 di AS

“Kami menghadirkan aplikasi yang ditujukan bagi mareka yang mencari tempat-tempat yang memberikan layanan gaya hidup terbaik sekitar mereka. Di sisi lain, kami juga mau membantu para pelaku UKM terutama dalam sektor gaya hidup dan jasa yang belum memaksimalkan teknologi digital,” ucap Daniel selaku CEO dan Co-founder dari Alamat.com saat ditemui youngster.id belum lama ini di Jakarta.

Daniel menjelaskan, Alamat.com yang saat ini hadir berupa situs dan aplikasi bagi Android merupakan direktori alamat pelaku UMKM di sektor jasa dan gaya hidup, lengkap dengan ulasan, peringkat, hingga promosi. Tak hanya menyediakan profil bisnis, pihaknya juga sekaligus menyediakan metode pembayaran dengan Gopay.

Saat ini, Daniel menyebut sebanyak 35.000 pelaku UMKM di Jabodetabek telah terdaftar di Alamat.com. Tahun ini pihaknya juga tengah berancang-ancang untuk ekspansi ke tiga kota besar lainnya di Pulau Jawa untuk meningkatkan trafiknya. Namun, Daniel mengaku masih dalam kajian untuk menentukan kota mana yang dipilih.

“Kami membantu pemilik bisnis yang tadinaya offline untuk memiliki kapabilitas e-commerce. Mereka bisa mengomunikasikan produk-produk mereka agar bisa diakses pengguna. Kami juga dapat memberitahu pengguna bahwa tempat ini ada promosi yang seru,” ujarnya.

Peluang Besar

Bagi Daniel, dunia internet dan bisnis digital sudah digelutinya sejak lama. Bagi dia tekenologi ini merupakan jembatan untuk membantu banyak orang.

“Saya orangnya punya banyak energi untuk disalurkan dalam berkontribusi membantu orang-orang mencapai sukses. Saya selalu tertantang untuk bisa melakukan hal itu,” ujarnya.

Lulusan Computer Science dari Universitas Indonesia ini pernah bekerja di Google. Di perusahaan raksasa global ini kemampuan berwirausaha dan marketing digitalnya terasah. “Saya pun melihat bahwa industri ini, terutama e-commerce, sangat menjanjikan peluang besar,” ujarnya.

Peluang ini yang membuat Daneil memutskan untuk berwirasuaha dengan mendirikan Alamat.com. “Kami  melihat pertumbuhan pengguna internet yang kini telah mencapai 150 juta orang. Sementara kurang dari 5% pelaku usaha di sektor jasa dan gaya hidup yang memanfaatkan internet. Di sini kami mau membantu pelaku UMKM di sektor gaya hidup dan jasa untuk mau memanfaatkan fasilitas teknologi digital dengan lebih maksimal,” ucapnya lagi.

Baca juga :   Shopee Dukung Ekosistem e-Sport di Indonesia

Startup ini dibangun Daniel dan Michael sejak Oktober 2018 dan baru diluncurkan pada 15 April 2019. Sebelumnya, sebagai bagian dari batch pertama program akselerator Digitaraya, Alamat.com juga telah menerima pre-seed funding dalam jumlah yang tidak disebutkan.

“Kami tengah mengembangkan web dan aplikasi. Saat ini aplikasi baru ada di Android nanti dalam waktu dekat akan diluncurkan versi IoS. Sehingga pengguna bisa mengakses informasi, melakukan transaksi serta menikmati keuntungan lain dalam menggunakan alamat.com,” ujar Daniel.

Diklaim Daniel, meski masih baru, Alamat.com sudah menggandeng sekitar 35 ribu pelaku UKM, terutama di wilayah Jabodetabek yang mendaftar di Alamat.com. Bahkan ketika mudik, Alamat.com bekerjasama dengan Gojek menghadirkan posko rehat terpadu, GO-Ngaso. Para pemudik dapat menemukan rest area serta rangkaian informasi terkait fasilitas-fasilitas umum yang berguna. Ada 8 titik rest area jalur mudik Trans Jawa yang dicakup oleh alamat.com yaitu Rest Area KM 88A Cipularang, Rest Area KM 207 A Cirebon, Rest Area KM 397A dan KM 391 A Batang, Rest Area KM 519 A Masaran Sragen, Rest Area KM 538 A Ngrampal Sragen, Rest Area KM 597 A Madiun, Rest Area KM 725 A Gresik.

“Kami sedang menjajaki kerja sama lebih dalam lagi dengan Go-Food untuk menggandeng merchant mereka di alamat.com,” ujar Daniel.

Selain itu, Alamat.com juga merupakan platform penyedia layanan direktori informasi lokal dan fasilitas publik yang dilengkapi, alternatif pembayaran, rating & review.

Menurut Daniel, hal ini yang membedakan Alamat.com dengan Google My Business. “Kami memiliki layanan lebih lengkap dengan memberikan fasilitas situs dan e-commerce. Pengguna bisa mengakses informasi, melakukan transaksi, serta menikmati keuntungan lainnya dalam aplikasi, serta memberi review,” jelasnya.

Baca juga :   Kolaborasi Astra dan GOJEK Lahirkan GOFLEET

Menurut Daniel, Alamat.com dibangun untuk membantu bisnis para UKM untuk go digital (Foto: Stevy Widia/youngster.id)

Siap Ekspansi

Daniel mengaku bahwa saat ini Alamat.com masih fokus di wilayah Jabodetabek. Apalagi dari 35 ribu bisnis yang telah bekerjasama, baru sekitar 100 yang menggunakan fasilitas penuh mulai dari transaksi online, komunikasi promosi serta pemasaran digital.

“Kami tujuannya membantu pemilik bisnis bisa mengomunikasikan produk, program dan acara mereka diakses oleh pengguna. Orang jadi tahu apa saja program promosi yang digelar, sehingga mendapatkan keuntungan. Selain itu juga kami mengajak pengguna untuk memberikan rating dan review, ini sangat membantu pelaku bisnis untuk bisa meningkatkan layanan dan penjualan mereka,” jelasnya.

Untuk memikat konsumen baru dan menarik lebih banyak pengguna, Alamat.com juga akan mengembangkan program reward dan point, sehingga hubungan konsumen dengan pemilik bisnis tetap terjaga secara jangka panjang.

Lebih lanjut, Daniel menyatakan saat ini perusahaannya belum menerapkan monetisasi bagi pemilik bisnis yang hendak mendaftarkan profil usahanya pada Alamat.com. Menurutnya, perusahaan masih berfokus dalam meningkatkan jumlah pelaku UMKM maupun jumlah pengguna yang menggunakan layanannya.

Selain itu, dengan aplikasi yang mudah digunakan, pengguna Alamat.com dibantu dalam membuat keputusan terbaik sebelum mengunjungi sebuah layanan gaya hidup melalui informasi yang lengkap. Antara lain, fasilitas yang tersedia, alternatif pembayaran online seperti kartu kredit, GO-PAY, dan layanan e-wallet lainnya, rating & review yang selalu ditinjau, serta promosi yang sedang berlangsung.

Daniel yakin bisnis yang digelutinya akan sukses. Untuk itu, pihaknya juga akan menggalang pendanaan putaran selanjutnya dalam waktu dekat. Dengan demikian mereka akan mempercepat pengembangan bisnis. Bahkan, rencananya, dalam waktu dekat mereka akan ekspansi ke tiga kota besar di Indonesia.

“Kami terus mengembangkan fitur-fitur baru yang dapat mendukung para pelaku UKM di bisnis digital, contohnya pemasaran digital. Kami juga membuat katalog produk yang lebih lengkap. Selain itu, kami mengembangkan konten-konten menarik bagi para pelaku usaha, sehingga pengguna tahu apa yang tengah jadi hits. Harapannya, Alamat.com dapat menjadi tujuan utama para pengguna internet di Indonesia dalam memenuhi gaya hidup sehari-hari,” pungkasnya.

==============================================

Daniel Cahyadi

  • Tempat Tanggal Lahir : Jakarta, 26 Mei 1986
  • Pendidikan Terakhir   : Computer Science Universitas Indonesia
  • Usaha                            : Alamat.com
  • Jabatan                        : Co-founder & CEO
  • Mulai Usaha                 : Oktober 2018
  • Merchant                     : sekitar 35.000

=================================================

STEVY WIDIA