Desain Interior, Profesi Masa Depan Bagi Milenial

Seminar bertajuk The Importance of having a degree in Interior Design, Kamis (26/7/2018) di Jakarta Creative Hub, Jakarta. (Foto: Stevy Widia/youngster.id)

youngster.id - Seiring meningkatnya industri properti, kebutuhan akan desain interior di Indonesia turut meningkat. Tentu saja hal ini perlu didukung oleh sumber daya manusia yang handal dan memiliki kreativitas. Profesi ini menjadi salah satu pilihan bagi masa depan generasi milenial.

“Perkembangan properti dan hunian di Indonesia sudah semakin maju, dan itu membuat bidang desain interior menjadi kebutuhan. Untuk itu dibutuhkan sumber daya manusia yang kreatif dan handal dalam merancang interior,” kata Katherine Suteja, Program Director LaSalle College Jakarta dalam Seminar bertajuk The Importance of having a degree in Interior Design, Kamis (26/7/2018) di Jakarta Creative Hub, Jakarta.

Berangkat dari itu, LaSalle College Jakarta membuka program tingkat sarjana. Sebelumnya, sekolah bertaraf internasional ini sudah memiliki program desain interior dengan strata diploma internasional. Namun tingginya permintaan membuat sekolah tinggi yang sudah 21 tahun hadir di Indonesia ini menghadirkan program S1. “Program ini sudah terakreditasi Dikti dan akan mulai dioperasikan pada September 2018,” ujarnya.

Baca juga :   Adi Reza Nugroho : Ide Liarnya Lahirkan Produk Bahan Bangunan Dari Jamur

Menurut Iwan Sastrawiguna, professional desain interior sekaligus pengajar di LaSalle College, ilmu desain itu perlu terus ditingkatkan. “Desain interior adalah ilmu yang tidak ada habisnya, timeless. Karena itu kreativitas perlu terus ditingkatkan dan tentu saja ditunjang oleh ilmu yang terus diperbaharui,” ucapnya.

Dia menyebut, hadirnya ruang perkantonra seperti coworking space, apartemen dan residensial semakin menuntut peran desain interior. “Beda desain interior dan dekor adalah pada memahaman mereka akan fungsi dan estetika dalam ruang. Karena itu selain passion, seorang desain interior juga membutuhkan kreativitas dan berpikir out of box. Dan itu diperoleh dari belajar dan mengali pengalaman secara terus menerus,” tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Bayu Prasetyo Senior Lecturer Program Desain Interior. “Perkembangan kebutuhan hunian apartemen, residensial dan perkantoran membuat bidang ini merupakan profesi pilihan masa depan bagi milineal,” kata Bayu menegaskan.

Untuk menunjang hal itu, LaSalle College Jakarta selain memperkenalkan desain interior juga menghadirkan program interior decorating, graphic design, games arts & design, dan global English program.

Baca juga :   Kominfo : Masyarakat Diminta Antisipasi Serangan Virus Petya

 

STEVY WIDIA