Digitaraya, Cari Startup Bagi Solusi Energi

Penggerak Digitaraya dan New Energy Nexus SEA. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Indonesia merupakan negara dengan sumber energi terbesar di ASEAN serta memiliki sumber terbaik untuk geothermal (volcano) dan hydro (air). Namun posisi ketahanan energi Indonesia semakin merosot dalam beberapa tahun terakhir. Berangkat dari itu Digitaraya dan New Energy Nexus SEA mengumumkan kerja samanya untuk menjaring startup-startup baru di bidang energi.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin dalam transisi energi dengan dukungan solusi smart energy terukur. New Energy Nexus SEA senang bekerja sama dengan Digitaraya untuk memfasilitasi transisi ini dan kami berharap dapat melihat para pengusaha mengubah konsep yang selama ini masih mengganjal untuk mereka menjadi bisnis yang layak,” kata Stanley Ng, Program Manager Nexus SEA dalam keterangan pers, Senin (23/4/2018) di Jakarta.

Menurut dia, selain itu misi mereka yaitu memberikan penyuluhan mendalam mengenai smart energy. Dua fokus tersebut bermaksud membangkitkan semangat anak muda untuk lebih memperhatikan masalah energi di Indonesia.

Smart energy adalah integrasi cerdas dari sumber energi terbarukan dengan emisi karbon rendah atau tidak ada sama sekali (surya, angin, biomassa berkelanjutan, hidro), distribusi dan transmisi yang efisien (grid pintar dan lintas batas, pasar energi, infrastruktur), serta konsumsi optimal (manajemen sisi permintaan, penyimpanan, smart meter, prosumer), yang kesemuanya merupakan masa depan sektor energi.

Baca juga :   Kris Samuel Dari Uttara Juara The Big Start Indonesia 2017

Selain itu, sistem ini juga memaksimalkan efisiensi dan mengurangi biaya. Teknologi terbukti sudah membantu dalam pengembangan energi, namun terbatasnya model bisnis, perangkat lunak, keuangan, dan layanan inovatif menjadi tantangan yang menghambat distribusi energi.

“Di Digitaraya, fokus kami adalah untuk mendukung generasi pengusaha Indonesia di masa depan, yang bersemangat membangun solusi inovatif untuk tantangan yang paling mendesak di Indonesia,” kata Nicole Yap, VP Strategy Digitaraya.