Enduro Student Program Cetak Entrepreneur Muda di NTT

Melalui Enduro Student Program, PT Pertamina Lubricants melanjutkan pembinaan kewirausahaan warga. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - PT Pertamina Lubricants, meluncurkan program Enduro Student Program (ESP). Program ini memberikan pelatihan dan entrepreneurship perbengkelan roda dua dalam rangka menciptakan tenaga muda produktif dan mandiri khusus untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Enduro Student Program (ESP) adalah program Creating Shared Value (CSV), bagian dari CSR PT Pertamina Lubricants yang telah resmi diluncurkan pada tahun 2016 dan merupakan program rangkaian pendidikan, pelatihan dan kewirausahaan mandiri khususnya di dunia perbengkelan roda dua bagi siswa-siswi terpilih dari berbagai SMK Otomotif dan Teknik unggulan serta SMA.

“Pada tahap magang, peserta benar-benar diajak terjun langsung secara real untuk belajar teknis keterampilan bengkel sepeda motor sekaligus belajar menjalankan bisnis bengkel skala kecil dan medium. Selanjutnya, setelah melalui proses magang selama 45 hari. Peserta akan dibekali dengan pelatihan wirausaha, pelatihan lingkungan dan perencanaan bisnis oleh para ahli dibidangnya. Pada tahap akhir akan dilakukan pendampingan untuk memulai usaha perbengkelan secara berkelompok dengan bantuan modal in-kind alat perbengkelan dari PT
Pertamina Lubricants,” ungkap Budi Suharyanto, Sales Region Manager V PT Pertamina Lubricants dalam keterangan resmi Senin (16/7/2018) di Jakarta.

Baca juga :   Debora Gondokusumo: Populerkan Superfood Asli Indonesia

Peluncuran program ini ditandai dengan Penyerahan Perserta ESP kepada UPT PTK dengan penyematan Seragam ESP oleh Sales Region Manager V PT Pertamina Lubricants Budi Suharyanto kepada perwakilan peserta. Turut hadir dalam acara ini antara lain Perwakilan Kepala UPT PTK PTK Disnakertrans Prov NTT dan Komando Resort TNI beserta jajaran.

Perekrutan peserta pelatihan ESP ini melibatkan tiga wilayah kepulauan di NTT, diantaranya adalah Kota Kupang, Larantuka dan Pulau Adonara. Dari masing-masing wilayah tersebut dilakukan seleksi dan memilih peserta yang memenuhi kualifikasi untuk mengikuti pelatihan ESP. Total peserta dari ketiga wilayah tersebut berjumlah 48 peserta. Dengan rincian 17 peserta dari Kota Kupang, 15 peserta dari Larantuka, dan 16 peserta dari Adonara.

Ini merupakan ESP yang dijalankan diwilayah ke-empat dimana sebelumnya sudah diluncurkan pertama kali di Cilacap oleh Production Unit Cilacap (PUC) pada tahun 2016, di Gresik dan Lamongan oleh Production Unit Gresik (PUG) pada pertengahan 2017 dan di Blora, Tuban dan Bojonegoro juga pada tahun 2017. Dengan tema “Semangat Membangun Tenaga Muda Produktif Indonesia”, program ESP telah berhasil mencetak wirausaha-wirausaha muda dibidang perbengkelan roda dua.

Baca juga :   Perbankan Wajib Penuhi Rasio Penyaluran Kredit Bagi UMKM

Untuk di Cilacap, ESP telah mencetak 6 wirausaha muda dengan rintisan 5 (lima) bengkel motor yang kini sudah berhasil menorah prestasi penjualan dan pelayanan pelanggan yang baik bagi masyarakat sekitar di Cilacap. Untuk ESP di Gresik dan Lamongan, program kini juga sudah mencetak lebih dari 10 bengkel mandiri, sedangkan kegiatan masih berlangsung di Blora, Tuban dan Bojonegoro.

Budi Suharyanto mengatakan Kegiatan ini didiharapkan akan melahirkan kembali bengkel-bengkel mandiri di wilayah lainnya dan mampu meneruskan semangat belajar dan wirausaha muda. Pertamina Lubricants percaya bahwa mengembangkan keahlian dan minat para tenaga muda produktif sangatlah penting untuk memajukan industri pelumas dan ekonomi masyarakat Indonesia secara menyeluruh.

“Kami melihat potensinya sangat baik disini. Kami sangat bangga dan berterimakasih sekali kepada berbagai mitra, termasuk pemerintah setempat, Disdik, Disnaker, UPT PTK, dan juga bengkel-bengkel mitra kami yang telah sama-sama ingin menyukseskan program ini dan melahirkan generasi baru di bidang perbengkelan. Diharapkan semua peserta dapat merasakan dinamika usaha bengkel dan timbul minat yang kuat untuk membuka usaha bengkel sendiri dengan kualitas teknis yang mumpuni kedepannya,” tutup Budi.

Baca juga :   Hairul Umam Bento : Berbisnis Itu Pilihan

FAHRUL ANWAR