Firdaus Juli dkk. : Ajak Masyarakat Gotong Royong Dalam Kebaikan

Firdaus Juli, Co-founder & Chief Marketing Officer BenihBaik.com (Foto: Fahrul Anwar/youngster.id)

youngster.id - Urun dana atau yang dikenal dengan crowdfunding sesungguhnya sudah dijalankan orang sejak lama. Namun kini berkat teknologi, aksi ini menjadi popular di masyarkat. Berbagai situs memberikan kemudahan bagi para pencari dana dan penyumbang untuk memberikan dananya dengan cepat dan tepat.

Sejarah crowdfunding modern muncul sekitar tahun 1997. Saat itu, sebuah band rock Inggris berencana untuk menggelar tur reuni. Namun menurut situs Fundable, berbeda dengan band atau grup musik lain, grup band tersebut mulai mengumpulkan dana untuk tur reuninya dengan cara mengumpulkan sumbangan secara online dari penggemar.

Setelah itu, sebuah perusahaan yang terinspirasi dari langkah grup band tersebut didirikan dengan nama ArtistShare di tahun 2000. Ini adalah platform crowdfunding pertama yang tak lama kemudian disusul banyak platform lain mulai bermunculan. Di Indonesia pun demikian. Pengumpulan dana mulai dilakukan orang melalui platform teknologi dengan berbagai tujuan, termasuk menghubungkan antara orang yang membutuhkan bantuan dengan donator, seperti yang dilakukan oleh Benihbaik.com.

“BenihBaik.com adalah sebuah platform untuk sosial dan equity crowdfunding. Fungsinya adalah agar masyarakat bisa melihat kasus-kasus di Indonesia yang memerlukan bantuan dan mengulurkan tangan membantu,” ungkap Firdaus Juli, Co Founder & Chief Marketing Officer BenihBaik.com kepada youngster.id belum lama ini di Jakarta.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2019 mencapai 25,14 juta jiwa atau sekitar 9,82% dari total penduduk. Dan daerah yang memiliki penduduk miskin yang lebih banyak dibanding provinsi lainnya berada di pulau Jawa. Secara regional, penduduk miskin di Pulau Jawa mencapai 12,74 juta jiwa atau separuh total penduduk miskin di tanah air.

Namun, secara persentase jumlah penduduk miskin di Pulau Jawa lebih rendah dibanding provinsi-provinsi di Indonesia timur yang memiliki angka penduduk miskin di atas 20% seperti Papua, Papua Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Menurut Firdaus, penyebab kemiskinan ini tak jauh dari kemiskinan dan pendidikan. Namun ini berdampak secara sporadis pada kehidupan sebuah keluarga seperti pendidikan yang kurang hingga mudah terpapar radikalisme. Efek ini juga dinilai berdampak pada negara.

“Karena banyak saudara-saudara kita karena kemiskinan dan akibat pendidikannya tidak terlaksana dengan baik maka mudah dimasuki oleh pemahaman yang negatif tadi sehingga mereka melakukan tindakan yang mengganggu keamanan, membuat Indonesia di mata dunia jadi negatif sehingga investasi enggak jadi masuk,” terangnya.

Baca juga :   10 Finalis Akan Bertarung Pada Grand Final “Pertamina Ide Gila 2017”

Oleh karena itu, Benihbaik.com diharapkan menjadi wadah yang mempertemukan antara pemberi dan orang yang membutuhkan bantuan.

 

Sosial dan Sociopreneurship

Platform urun dana ini didirikan oleh Andy F. Noya, Anggit Hernowo bersama Firdaus pada awal tahun ini. Semua bermula dari kegiatan Andy dan Anggit dalam Kick Andy Foundation dengan program Big Circle.

“Banyak sekali sebenarnya orang yang ingin membantu tapi mereka tidak tahu lewat siapa. Mereka ini kemudian tidak bisa mengakses Andy Noya, sehingga mereka tidak punya peluang untuk mendapatkan peluang atau galang donasi tadi,” terang Andy.

Berangkat dari permasalahan itu, Andy dan kedua rekannya memutuskan untuk bersinergi membangun BenihBaik.com. “Dengan BenihBaik.com kita memberikan akses kepada semua orang yang membutuhkan bantuan untuk bisa menggalang dana di platform ini. Sebaliknya kita memberikan peluang yang lebih besar lagi kepada para donatur, orang-orang baik yang ingin membantu saudara-saudara kita. Intinya platform ini bisa dimanfaatkan siapa saja. Baik yang membutuhkan bantuan maupun yang ingin memberikan bantuan,” ungkap Andy.

Firdaus menjelaskan, perbedaan antara BenihBaik.com dengan crowdfunding lainnya ada pada dua pilar utama. Yakni charity, sebagai sarana menggalang dana, dan equity sebagai bentuk bantuan memajukan UKM Indonesia.

“Yang membedakan platform kami dengan plaatform crowdfunding lainnya bahwa pengusaha-pengusaha kecil (UMKM) bisa memanfaatkan BenihBaik.com ini untuk menjual produk-produk mereka. Dari situ pula, cara tersebut bisa memberikan sarana bagi para investor untuk mendukung perusahaan-perusahaan setara UMKM yang kami pilih. Jadi nantinya para pengusaha UMKM juga berpeluang mendapatkan investasi melalui platform ini,” papar Firdaus.

Menurut dia, platform Benihbaik.com juga dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk mempromosikan usahanya. “Pengusaha-pengusaha kecil dapat memanfaatkan BenihBaik.com untuk menjual produk-produk mereka, sekaligus sarana bagi investor untuk mendukung perusahaan-perusahaan setara UMKM yang kami pilih dan tampilkan di BenihBaik.com. Dengan demikian, para pengusaha skala UMKM yang mempunyai dampak sosial juga berpeluang mendapatkan investasi melalui platform ini,” katanya.

Baca juga :   Yeni Dwi Fitriana : Menyejahterakan Masyarakat Desa Lewat Eco Wisata Organik

Saat ini BenihBaik.com sedang melakukan bootstrapping. Ini adalah langkah pendanaan awal startup bisa didapatkan dari tabungan sendiri. Bisa dibilang, pendanaan tipe ini merupakan pendanaan paling ideal yang juga dapat menjadi sebuah batu loncatan jika ingin terjun di dunia startup. Pendanaan tipe ini biasa digunakan sebelum suatu startup siap untuk scale up.

Kini, Benihbaik.com memasilitasi kegiatan pengumpulan dana masyarakat secara sukarela (filantropi), di bawah payung Yayasan Benih Baik Indonesia (YBBI).

 

Firdaus Juli dkk. : Ajak Masyarakat Gotong Royong Dalam Kebaikan
Para pendiri BenihBaik.com (ki-ka): Anggit Hernowo, Andy F. Noya, Firdaus Juli (Foto: Fahrul Anwar/youngster.id)

 

Uji Tuntas

Pemuda yang ahli coding ini optimis platform BenihBaik dapat berperan signifikan dalam upaya membantu warga masyarakat yang masih hidup di bawah garis kemiskinan. Menurut Firdaus, karakter orang Indonesia yang ringan tangan untuk menolong sesama.

Di sisi lain, masyarakat Indonesia sudah diakui dunia suka menolong sesama. Bahkan, Indonesia telah dinobatkan sebagai ‘The Most Genereous Country” oleh World Giving Index 2018 berdasarkan British Charities Aid Foundation di Inggris.

Firdaus mengatakan BenihBaik.com hadir melalui Play Store serta App Store. Para pengguna dapat langsung memberikan donasi kepada beberapa program donasi yang disediakan di dalam platform tersebut. Adapun para pengguna dapat berdonasi menggunakan uang elektronik seperti, Ovo, Dana, serta point reward akun Grab.

“Syarat-syarat untuk membantu dan menerima bantuan cukup sederhana. Masing-masing mereka diminta keterangan dirinya, kasusnya, fotonya dan kemudian ceritanya. Nanti narasinya akan kami uji tuntas dengan bantuan yang ada di BenihBaik, termasuk teman-teman dari Muslimat NU. Begitu kasusnya benar dan memang harus segera ditolong langsung akan kami tampilkan dan berikan bantuan,” ucapnya.

Bagi calon investor yang ingin melakukan donasi maupun masyarakat yang ingin merasakan manfaat bantuan yang diberikan BenihBaik.com dapat dengan mudah mengetahui syarat-syarat  tersebut dapat dengan dengan mudah bisa dilihat melalui platform ini. Jumlah nominal donasi juga tidak dibatasi. BenihBaik.com telah bekerja sama dengan sejumlah lembaga, di antaranya Grab, OVO, DANA, LinkAja, Telkomsel, Muslimat NU, dan lainnya.

“Jadi semua orang bisa menggunakan platform ini, baik mereka yang berkecimpung di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, budaya, bencana alam, dan bantuan sosial lainnya. Karena kami yakin, bukan karena jumlah nominalnya tetapi berkaitan platform ini didirikan memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk melakukan kebaikan,” lanjutnya.

Baca juga :   GBK Mandiri ISEE FEST 2019: Hybrid Festival

Walaupun kehadiran platform BenihBaik.com ini masih terbilang baru di Indonesia, namun sambutan baik dari berbagai pihak yang telah dilibatkan dalam hal kerjasama. Salah satunya dengan  Grab Indonesia melalui GrabRewards.

“Makin banyak yang bergabung, makin banyak investasi masuk, BenihBaik.com akan semakin besar. Dengan begitu, akan makin besar juga dampak yang bisa kami berikan untuk membantu masyarakat,” kata Firdaus.

Menariknya, selain memberikan bantuan sosial platform ini juga menyediakan bantuan dalam persoalan hukum bagi seseorang yang mengalami kekerasan dan ketidakadilan.

“Selain beberapa bidang yang tadi disebutkan, bantuan hukum kepada mereka yang menerima perlakuan kekerasan dan ketidakadilan. Bentuk bantuannya secara finansial yang bisa diberikan oleh para calon donatur yang kami dapat melalui campaign yang kami berikan melalui platform BenihBaik.com,” ungkapnya.

Saat ini Benihbaik.com telah digawangi 14 orang yang terdiri dari coder, development data dan media sosial. Mereka menargetkan dapat menggalang dana hingga Rp 300 miliar di tahun 2020.

“Saat ini kami terus membuka kerja sama dan kesempatan bagi masyarakat yang ingin berbuat baik. Makin banyak yang bergabung, makin banyak investasi masuk, BenihBaik.com akan semakin besar. Dengan begitu, akan makin besar juga dampak yang bisa kami berikan untuk membantu masyarakat,” pungkasnya.

 

========================

Firdaus Juli

  • Tempat Tanggal Lahir               : Singkawang, Kalimantan Barat 15 Juli 1984
  • Pendidikan                               : S1, Commerce, Universitas TaFe, Australia
  • Usaha yang dikembangkan       : Penggalangan dana untuk kegiatan sosial (crowdfunding) berbasis teknologi
  • Nama Usaha/Brand                  : BenihBaik.com
  • Mulai Usaha                             : awal 2019
  • Jabatan                                   : Co-Founder & Chief Marketing Officer
  • Jumlah Tim                             : 14 Orang

======================

 

FAHRUL ANWAR
Editor : Stevy Widia