Genjot Pertumbuhan, DANA Terbuka Untuk Semua Platform

Vince Iswara CEO DANA pada peluncuran resmi aplikasi DANA di Jakarta. (Foto: Stevy Widia/youngster.id)

youngster.id - DANA layanan dompet digital akhirnya resmi diluncurkan di Indonesia. Anak usah adari PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (Emtek) dan Ant Financial (Alipay) ini menargetkan raih posisi sebagai dompet digital nomor satu di Indonesia di tahun depan. Untuk itu mereka akan terbuka untuk semua platform.

“Target kami pada 2019, menjadi dompet digital nomor satu di negeri ini,” kata CEO DANA Vincen Iswara pada peluncuran DANA baru-baru ini di Jakarta.

Pria yang akrab disapa Vince itu menuturkan, untuk mencapati target itu pihaknya menjadikan DANA sebagai platform terbuka dengan startup lain atau open platform. Oleh karena itu, aplikasi dompet digital ini secara otomatis bisa dipakai pada aplikasi mitra, seperti Tix.id. “Kontribusi Tix.id yang terhubung dengan DANA, Cinema XXI mendapat tambahan pelanggan baru minimal 15% dari total,” ucapnya.

Peluncuran DANA tampil versi apps tepat sebelum festival belanja online 11.11. Menurut Vince kini , aplikasi DANA paling banyak diunduh melalui App Store, sedangkan di Google Play Store sebagai yang terbanyak keenam.

Baca juga :   Menpora Apresiasi Sarana ICT Bagi PON XIX 2016

Berdasarkan catatan perusahaan, jumlah pengguna DANA mencapai 1 juta dalam 3,5 bulan sejak rilis pada Maret 2018. “Bisa dibilang kami aplikasi paling cepat yang pernah dirilis di Indonesia, termasuk di dunia. Bisa dicek. Sejak Juli sampai sekarang, kami sudah multiply,” kata Vince.

Dia mengklaim, DANA telah mengantongi izin Bank Indonesia (BI), yaitu sebagai penyedia layanan uang elektronik (e-money), dompet elektronik (e-wallet), lembaga keuangan digital, dan transfer dana. Aplikasi ini juga bisa menyediakan layanan pembayaran Quick Response (QR) sejak November 2018.

Sejalan dengan izin yang sudah dikantongi, DANA merilis beberapa fitur tambahan semisal untuk berkirim uang, memindai kode QR, permainan spin and win, serta voucher. Adapun, isi ulang saldo dapat dilakukan melalui transfer bank, kartu debit, maupun kartu kredit. Opsi lain melalui Alfamart, Alfamidi, Dan+Dan, Ramayana, dan Robinson Mart.

Pada sisi lain, DANA memiliki mesin pemindai khusus yang tersedia pada setiap mitranya. Pengguna bisa memindai kode QR melalui mesin ini untuk transaksi tanpa memasukkan nomor identifikasi personal (PIN) maupun kode One True Pairing (OTP), cukup menyematkannya di awal saja.
DANA memiliki 600 mesin pemindai tetapi tak semua mitra wajib menggunakannya. Mitra bisa menggunakan kode QR statis seperti yang digunakan oleh layanan pembayaran lain, semisal Go-Pay, OVO, T-Cash, dan lain-lain.

Baca juga :   MDI Ventures Siapkan Suntikan Dana Untuk Startup

Pendekatan user present QR juga diterapkan oleh DANA. Jadi, konsumen dapat memindai kode QR (user scan merchant) saat bertransaksi . Tapi bisa juga mitra yang memindai kode QR konsumen (merchant scan user). “Ini kode QR pertama di Indonesia yang menggunakan pendekatan user present QR,” kata Vince.

Vincen menjelaskan pula bahwa transaksi melalui kode QR DANA dapat terhubung langsung dengan mesin kasir (point of sale/POS). Penyediaan layanan ini bekerja sama dengan perusahaan di bidang POS, seperti Moka. Apabila terjadi kesalahan dalam proses transaksi, sistem menyediakan layanan pengembalian uang (refund). “Kami jamin jika ada kegagalan akan menanggung semua kerugian,” tegasnya.

STEVY WIDIA