GK-PnP Buka Peluang Pendanaan Bagi Startup dari Vertikal Baru

Startup peserta program akselerator GK dan Plug and Play angkatan kedua. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Akselerator GK-Plug and Play (GK-PnP) Indonesia kembali membuka kesempatan bagi perusahaan rintisan teknologi untuk tergabung dalam batch ketiga. Kali ini startup yang diminta berasal dari vertikal internet of things (IoT), mobility, food & agriculture tech (agtech), dan sustainability.

President Director GK-PnP Indonesia Wesley Harjono melihat ekosistem digital Indonesia terus berkembang dengan semakin banyaknya e-commerce, transportasi, dan fintech.

“Kami melihat akan ada penambahan tren di bidang IoT, mobility, food & agtech, dan sustainability. Fintech masih akan menjadi tren, begitu juga transportasi. Hanya saja ranahnya akan menjadi semakin luas,” ujarnya dalam siaran pers, Selasa (24/4/2018) di Jakarta.

GK-PnP Indonesia sebelumnya diketahui sebagai akselerator yang memfokuskan pengembangan bisnis perusahaan rintisan teknologi pada tahap seed-stage berbasis aplikasi mobile dan fintech. Sebelumnya, akselerator itu hanya memungkinkan program pendampingan bagi startup tahap seed-stage.

“Di samping membantu startup seed-stage, kami membuka pintu kepada later stage startup. Startup tingkat lanjutan yang dikedepankan lebih dari sekadar funding, namun pendampingan serta koneksi ke corporate dan pemerintah. Harapannya akan terjalin sinergi luar biasa yang berdampak positif bagi masyarakat dan perekonomian digital di Indonesia,” ujarnya.

Baca juga :   NTTINEX Gelar Kompetisi Untuk Startup Indonesia

Akselerator ini telah membuka tahap registrasi untuk program perusahaan rintisan angkatan ketiganya. Pendiri startup yang tertarik dapat mendaftar melalui situs web resmi GK-PnP Indonesia sebelum 30 April 2018.

GK Plug and Play Indonesia merupakan unit bisnis Plug and Play yang berkedudukan di Indonesia. Plug and Play adalah akselerator perusahaan rintisan teknologi yang berkantor pusat di Silicon Valley, AS dengan berbagai jaringan mencakup korporasi, investor, dan partner dar berbagai bidang.

Menurut Wesley, GK-PnP Indonesia telah menaungi 20 startup di Indonesia melalui program akselerasi yang diadakan dua gelombang per tahun. Program akselerasi angkatan kedua GK-PnP Indonesia tengah berjalan dan rampung pada akhir April 2018.

Pada 27 April 2018 mendatang, GK-PnP Indonesia mengummumkan kelulusan startup yang tergabung dalam angkatan keduanya di XXI Ballroom, Djakarta Theatre. Setiap perusahaan rintisan yang tergabung di dalam batch kedua akan mempresentasikan gagasan dan inovasi yang ditawarkan perusahaannya. Gelaran demo day itu turut dihadiri berbagai mitra korporasi dan investor afiliasi GK-PnP Indonesia.

Baca juga :   Alexander Rusli : Indonesia Membutuhkan Banyak Developer Lokal



STEVY WIDIA