Go-Biz, Ekosistem Bisnis Dari Gojek Untuk Mitra Merchant

VP Sales & Marketing GO-FOOD Festival GOJEK Cassandra Aprilanda, Head of Regional Corporate Affairs Jawa Barat & Banten GOJEK Wildan Kesuma berbincang dengan Merchant GO-FOOD di GO-FOOD Festival Bandung 2019. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Gojek terus dorong ragam inovasi dan inisiatif demi bangun fondasi kesejahteraan mitra secara berkelanjutan dan menghadirkan dampak sosial secara menyeluruh. Di sisi teknologi, Gojek mengembangkan ekosistem pengelolaan bisnis yang lengkap dan menyeluruh sehingga dapat dikelola secara mandiri oleh mitra merchant melalui aplikasi GO-BIZ.

VP Sales & Marketing GO-FOOD Festival, Cassandra Aprilanda mengatakan, melalui Go-Biz, mitra merchant dapat memanfaatkan fitur-fitur unggulan, seperti mencatat pemasukan dan pengeluaran, memanfaatkan fitur e-wallet Go-Pay, mengatur ketersediaan menu, mengatur jam operasional, melihat detail daftar pesanan dan fitur-fitur lainnya. Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur verifikasi PIN untuk memastikan keamanan bagi para merchant.

“Kami bangga, baru-baru ini Lembaga Demografi Universitas Indonesia (LD FEB UI) memvalidasi keberhasilan teknologi Go-Food bagi merchant dan menyatakan bahwa 72% UMKM mengalami kenaikan omzet setelah mereka menggunakan aplikasi khusus manajemen merchant (Go-Biz); dan 93% responden UMKM mengalami peningkatan volume transaksi setelah mereka menggunakan aplikasi Go-Biz,” kata Cassandra dalam keterangannya, Rabu (15/5/2019) di Bandung, Jawa Barat.

Baca juga :   Go-Food Festival Dukung UMKM Kuliner Bogor Kembangkan Skala Bisnis

Menurut dia, tak hanya inovasi untuk mitra driver, penggerak ekosistem GOJEK lainnya yaitu mitra merchant Go-Food juga senantiasa diberi akses ke perluasan pasar. Hal ini dilakukan salah satunya melalui inovasi dalam menghadirkan Go-Food Festival,  jaringan pujasera terbesar di Indonesia dan telah membantu hampir 1.000 mitra merchant meningkatkan skala bisnisnya.

Cassandra juga menambahkan bahwa GOJEK juga membantu mengembangkan industri UMKM di Indonesia melalui GOJEK Wirausaha yang telah diikuti oleh hampir dari 5.000 peserta. “Tahun lalu, sekitar 50% pelaku UMKM peserta GOJEK Wirausaha bergabung dengan GO-FOOD dan merasakan manfaat transaksi nontunai dengan GO-PAY untuk usahanya,” ujar Cassandra.

Memasuki momen Ramadan, Go-Food Festival, yang kini telah dibuka di 33 titik di berbagai kota di Indonesia juga tak ketinggalan berpartisipasi untuk memudahkan masyarakat dalam #CariKebaikan. Salah satunya lewat program berbuka puasa bersama total 10.000 anak yatim piatu serta mitra driver GOJEK di GO-FOOD Festival di 16 kota se-Indonesia. Selama Bulan Ramadan, pengunjung bisa ikut berbagi berkah bersama anak yatim piatu. 

Baca juga :   Taksi Bosowa Kini Punya Aplikasi Online

“Momen Ramadan merupakan saat yang tepat untuk berbagi kebaikan terutama kepada anak yatim piatu serta mitra GOJEK dan keluarganya. Untuk memaksimalkan berbuat baik di bulan suci ini, tak hanya mengajak mereka merasakan pengalaman berbuka puasa di GO-FOOD Festival, kami juga akan mengirimkan paket makanan buka puasa kepada 86 panti asuhan di 12 kota lainnya di Indonesia,” kata Cassandra.

Go-Food Festival juga mengajak masyarakat untuk #CariKebaikan melalui donasi digital. Agar para pengunjung bisa dengan mudah berdonasi di bulan suci ini, ada booth BAZNAS di mana pengunjung dapat dengan mudah berdonasi dengan menggunakan kode QR GO-PAY yang nantinya akan langsung disalurkan melalui BAZNAS.

“Selain menikmati ragam kuliner satu tempat serba nikmat dari mitra merchant favorit dan bersama berbagi berkah sambil #CariKebaikan, pengunjung juga bisa mengikuti kegiatan ngabuburit di seluruh lokasi Go-Food Festival, seperti lomba membuat kaligrafi, lomba pop Ramadan, dan lomba da’i cilik. Kami juga mengajak teman-teman komunitas untuk melakukan kegiatan positif selama Ramadan di Go-Food Festival sambil menikmati beragam promo yang kami tawarkan, tutup Cassandra.

Baca juga :   GO-JEK Akan Ekspansi Ke Filipina pada Tahun 2018

STEVY WIDIA