Gojek Dorong Kesejahteraan Mitra Berkelanjutan

Foto Bersama Mitra Driver GOJEK Bandung dalam Ngobrol Bareng GOJEK di GO-FOOD Festival Bandung 2019. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Gojek berkomitmen untuk turut mensejahterakan para pelaku ekonomi mikro dan pekerja sektor informal yang tergabung dalam ekosistemnya, termasuk mitra driver dan merchant. Di bulan Ramadhan ini, sejumlah inovasi dan inisiatif dilakukan Gojek untuk mendorong kesejanteraan mitra berkelanjutan.

Head of Regional Corporate Affairs West Java and Banten Gojek Wildan Kesuma menjelaskan, dalam menjalankan strategi demi kesejahteraan mitra perlu didukung secara menyeluruh. Kesejahteraan itu mencakup pendapatan yang berkesinambungan, pengelolaan keuangan yang baik, dan pengembangan skill dan pengetahuan.

“Untuk mencapai ketiga hal tersebut, kami selalu memastikan agar inovasi yang dihadirkan mendukung unggulnya kualitas layanan Gojek. Tidak berhenti sampai disitu, kami juga menginisiasi Bengkel Belajar Mitra (BBM) dan mengembangkan program Gojek Swadaya,” kata Wildan dalam keterangannya, Rabu (15/5/2019) dari Bandung, Jawa Barat.

Inisiatif BBM dihadirkan secara rutin tiap bulan untuk mitra driver di Kota Bandungagar menjadi sumber daya yang unggul dan berkualitas, sehingga dapat menghadirkan layanan andal bagi konsumen. Ada dua jenis pelatihan pengembangan keterampilan di BBM yang disesuaikan dengan aspirasi dan kebutuhan mitra, yaitu Pengembangan Layanan Prima dan Pengembangan Kemampuan Diri.

Baca juga :   GOJEK Edukasi P3K Bagi Mitra Driver

Menurut Wildan, di Pengembangan Layanan Prima, pelatihan diberikan agar kualitas pelayanan mitra terus meningkat seperti Pelatihan Bahasa Inggris, P3K, dan Anti Kekerasan Seksual yang baru-baru ini diselenggarakan. Sedangkan di Pengembangan Kemampuan Diri, Gojek membekali mitra Pelatihan Wirausaha dan Pengelolaan Keuangan agar mitra memiliki pemasukan tambahan sekaligus mampu mengelola keuangan.

“Sebagai satu-satunya pelatihan paling komprehensif di industri ride-hailing di Indonesia, ilmu yang mitra dapatkan dari BBM tidak hanya dapat meningkatkan taraf hidup, tetapi juga mengangkat kesejahteraan keluarga. Inilah yang menjadikan mitra kami berbeda. Tentu saja, konsumen juga diuntungkan dengan peningkatan kualitas layanan mitra. Begitu pun perekonomian lokal karena sifatnya BBM Pengembangan Kemampuan Diri itu untuk mendorong semangat berwirausaha,” tambah Wildan.

Saat ini BBM telah menjangkau lebih dari 1.000 mitra driver dan akan hadir di seluruh Indonesia secara bertahap. Selain BBM, Gojek juga menghadirkan program Gojek Swadaya. Melalui program ini, mitra mendapatkan akses ke ragam layanan finansial yang disesuaikan dengan kebutuhannya masing-masing dengan keuntungan sehingga semakin mampu mengelola keuangan dengan baik. Saat ini, program ini telah diikuti oleh lebih dari satu juta penerima manfaat yaitu mitra driver dan keluarga se-nusantara.

Baca juga :   Go-Jek Segera Sandang Status Decacorn

Gojek juga terus melakukan inovasi fitur untuk memudahkan mitra driver dalam kegiatannya sehari-hari. “Fitur dikembangkan sesuai dengan kebutuhan mitra sehingga menciptakan ruang yang nyaman saat bekerja dan mendukung mitra dalam memberikan pelayanan andal. Dengan layanan andal, mitra akan terus jadi pilihan konsumen di Indonesia dan pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan itu sendiri,” tambah Wildan.

Tobanjar,mitra driver GOJEK Bandung yang dulunya seorang buruh lepasan mengungkapkan bagaimana fitur yang dikembangkan GOJEK sangat membantu kesehariannya.

“Saya sangat bersyukur dengan fitur khusus mitra yang sangat menjawab aspirasi kami. Fitur chat misalnya dapat membantu mitra driver menghemat pulsa, fitur rating pelanggan yang membantu kami untuk semakin meningkatkan kualitas layanan yang diberikan pada pelanggan, serta fitur rekapitulasi pendapatan (income summary) sehingga kami semakin mudah mengatur keuangan,” ungkapnya.,

Sejak bergabung bersama Gojek di tahun 2015, Tobanjar telah berhasil mengubah kualitas hidupnya secara drastis. Dengan menjadi mitra Gojek, dia juga memiliki pendapatan yang lebih baik untuk istri dan dua orang anaknya, ia dapat mencicil mobil yang digunakan untuk layanan Go-Car, hingga mencapai impiannya dengan memiliki rumah sendiri.

Baca juga :   Go-Jek Mulai Uji Coba Aplikasi di Singapura

STEVY WIDIA