Gowork Targetkan Buka 14 Cabang Baru

Vanessa Hendriadi CEO dan Founder Rework menjelaskan tentang aplikasi mobile Rework. (Foto: Stevy Widia/Youngsters.id)

youngster.id - Setelah merger dengan ReWork, perusahaan pengelola coworking space GoWork bakal memperluas bisnisnya hingga ke Bali dan Surabaya. Mereka akan membangun 14 coworking space dengan luas 23 ribu meter persegi tahun ini. Sebanyak delapan di antaranya sudah dibangun di Jakarta. Lalu sisanya akan diselesaikan tahun ini juga, di Jakarta.

MCFO & CRE GoWork Richard Lim menyampaikan, GoWork menargetkan pengguna seperti pengusaha muda, startup teknologi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga perusahaan besar lokal. Ia optimistis, pasar coworking space di Indonesia besar. “Coworking space di Tiongkok, Amerika Serikat (AS) dan Hong Kong sudah berkembang. Kami kira di Indonesia juga akan begitu. Prioritas kami adalah di lokasi-lokasi yang banyak bangunan kantor atau yang kebutuhan perkantorannya tinggi. Maka kami pilih Bali dan Surabaya,” ucapnya belum lama ini di Coworking Space GoWork di Pacific Place, Jakarta.

Menurut dia pola kerja coworking space mulai berubah. Dulu, perusahaan menyewa satu gedung. Kini, kehadiran coworking space memberikan manfaat yang sama dengan biaya yang lebih murah. “Di kota yang padat seperti Jakarta, coworking juga menjadi solusi bagi para pekerja dan perusahaan untuk efisiensi,” kata dia.

Baca juga :   Coworking Space Berperan Ciptakan Ekosistem Startup Digital

Sementara itu CEO GoWork Vanessa Li mengakui, coworking space mulai berkembang di Indonesia, khususnya di Jakarta. Maka dari itu, GoWork menyediakan fasilitas berbeda dibanding perusahaan lainnya untuk menggaet segmen menengah atas atau premium. Fasilitas itu di antaranya internet kecepatan tinggi; meeting room yang didesain menarik; perencanaan yang fleksibel; printer; acara eksklusif dan workshop; makanan dan minuman; serta, akses 24 jam.

Ia menyampaikan, GoWork memberikan pengalaman berbeda dibanding perusahaan sejenis karena menggabungkan desain ruang kerja yang menarik, teknologi canggih, dan layanan jasa bintang lima. “Tidak hanya di Indonesia, kami sebagai pemain lokal berusaha mengerti apa yang dibutuhkan member kami. Targetnya bukan hanya startup saja,” ujar Vanessa.

Saat ini, jumlah anggota GoWork mencapai 5 ribu orang, termasuk yang terdaftar di aplikasi. Vanessa menargetkan, jumlahnya meningkat tiga kali lipat hingga awal 2019. “Usia produktif yang di bawah 30 tahun mencapai lebih dari 60% dari total penduduk Indonesia. Nah, itu potensi market yang kami incar,” kata dia.

Baca juga :   Yasa Singgih Juara Kompetisi Bisnis Mahasiswa Asia-Pasifik

Adapun coworking space milik GoWork berada di Chubb Square, Thamrin; fX Mall; Pacific Place Mall; Setiabudi, Kuningan; Menara Rajawali, Mega Kuningan; Sahid Sudirman; Cityloft, Sudirman; dan MxG @ TCc Batavia One. Tahun depan, GoWork bakal memperluas coworking space menjadi 46 ribu meter persegi.

 

STEVY WIDIA