Grab dan UI Kembangkan Startup Bidang Teknologi, Medis, dan Sosial

Grab menandatangani kerjasama sebagai mitra strategis Universitas Indonesia. (Foto: Antara)

youngster.id - Perusahaan penyedia layanan on-demand Grab melalui program Grab Ventures Velocity (GVV) mengembangkan startup binaan UI, khususnya di bidang teknologi, medis, dan sosial. Kerjasama ini untuk meningkatkan kapasitas talenta lokal di bidang teknologi dan bisnis.

President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menyampaikan, kerja sama ini sejalan dengan komitmen Grab untuk mendukung penciptaan lapangan pekerjaan.

“Melalui kolaborasi ini juga, Grab ingin meningkatkan kapasitas talenta lokal di bidang teknologi informasi dan berkontribusi dalam menciptakan wirausaha baru di bidang teknologi. Dengan begitu, mereka dapat mengembangkan solusi teknologi dan menciptakan peluang ekonomi baru di Tanah Air,” kata Ridzki dalam siaran pers, Jumat (17/5/2019) di Jakarta.

Sementara itu Rektor Universitas Indonesia Muhammad Anis menambahkan, universitasnya gencar mendukung mahasiswa mendirikan usaha atau startup. “Kami berharap kolaborasi ini menstimulasi semangat berinovasi dan berwirausaha bagi sivitas akademika UI untuk menghasilkan startup,” ujarnya.

Lewat kolaborasi ini, startup hasil inkubasi sivitas akademika UI akan dibina melalui Program Akselerator UI Works. UI pun bekerja sama dengan penyedia layanan ruang kerja bersama (co-working space) Code Margonda sebagai mitra penyelenggara.

Baca juga :   Grab Indonesia Wajibkan Driver dan Pengguna Berswafoto

Program pelatihan tersebut juga tersedia bagi generasi muda di luar UI. Syaratnya, calon peserta harus sudah memiliki startup dan produk prototipe atau beta version.

Pelatihan ini terbagi menjadi tiga tahapan. Pertama, pra-akselerator yakni calon peserta mengikuti serangkaian seleksi. Kedua, akselerator. Peserta mengikuti program secara intensif selama empat bulan, supaya produknya bisa diperdagangkan. Ketiga, mempertemukan peserta binaan dengan para investor.

Sebagai mitra strategis UI, Grab Ventures Velocity akan berpartisipasi dalam tahap kedua sebagai mentor atau pembicara tamu. Grab juga akan menyeleksi startup yang lolos pada tahap ketiga untuk kemudian dibina. Selain pembinaan startup, kerja sama ini juga mencakup program Engineering Talent Future Leader. Pada program ini, mahasiswa UI jurusan teknik tingkat akhir dapat mengikuti seleksi dan berkesempatan magang di kantor Grab Indonesia atau Singapura.

Untuk mengembangkan Grab Ventures Velocity, Grab menyiapkan dana US$ 250 juta atau Rp 3 triliun di Indonesia dalam tiga tahun. Untuk menyelenggarakan program ini, Grab menggandeng Amazon Web Services (AWS), yang akan memberi manfaat lewat paket AWS Activate Portfolio Plus dan technical mentoring terkait keamanan platform, pengembangan bisnis, dan best practices.

Baca juga :   IdeaFest 2016, Gebrakan Kreativitas Anak Muda

STEVY WIDIA