Huawei Perkuat SDM Lewat Program SmartGen

Program SmartGen 2018 ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara CEO Huawei Indonesia dengan perwakilan dari 12 sekolah mitra Huawei. (Foto: Kominfo/youngster.id)

youngster.id - PT Huawei Tech Investment (Huawei Indonesia) berkomitmen untuk mengembangkan talenta di sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Indonesia lewat peluncuran program “SmartGen – Alignment Vocational School to Job Ready” 2018. Program tersebut merupakan sebuah inisiatif pelatihan terkait TIK bagi 1.000 siswa yang berasal dari 12 SMK di 10 kota di Indonesia.

“Sejak awal kehadiran di Indoenesia, Huawei telah menaruh perhatian dalam program pengembangan talenta. Kami percaya bahwa investasi yang mumpuni dalam infrastruktur digital dan pengembangan talenta TIK merupakan kombinasi yang tepat bagi perjalanan Indonesia menjadi ekonomi digital terbesar di Asean,” tutur CEO Huawei Indonesia Hudson Liu dalam keterangannya, Senin (26/3/2018) di Jakarta.

Menurut Hudson Liu, semangat program SmartGen adalah tentang membina dan menyiapkan generasi muda Indonesia agar siap menghadapi dunia yang serba cerdas, sehingga mereka akan tumbuh menjadi smart generation yang akhirnya menciptakan smarter Indonesia.

Dalam program tahun ini, Huawei memperluas jangkauan program dengan menyesuaikan program yang sesuai bagi siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) sekaligus menjawab Instruksi Presiden No.6 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK.

Baca juga :   Peserta IndonesiaNEXT Terus Meningkat

Dalam periode Januari – September 2018, program ini akan dimulai dengan pelatihan teori dan praktik lapangan selama satu minggu penuh, yang mencakup sejumlah materi dasar terkait wireless, microwave product introduction, base transceiver station (BTS) installation, environmental health, dan safety and quality.

Program ini secara resmi diluncurkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara CEO Huawei Indonesia dengan perwakilan dari 12 sekolah mitra Huawei di Jakarta, Bandung, Purwokerto, Malang, Medan, Makassar, Banjarbaru, Semarang, Magelang, dan Sukoharjo.

Penandatangan MoU tersebut disaksikan serta didukung penuh oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Kementerian Ketenagakerjaan.

“Pembangunan sumber daya manusia adalah kunci bagi daya saing nasional. Saya sampaikan apresiasi kepada Huawei yang telah berkomitmen dalam pembangunan talenta industri TIK dan mendukung pendidikan di Indonesia,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

 

STEVY WIDIA