Husodo Angkosubroto : Indonesia Akan Maju Jika Banyak Orang Jadi Entrepreneur

Husodo Angkosubroto, Chairman Gunung Sewu Holding Company (Foto: Fahrul Anwar/Youngster.id)

youngster.id - Belakangan ini semangat berwirausaha, terutama di kalangan anak muda, bertumbuh pesat di Tanah Air. Ini ditandai dengan bermunculannya bisnis-bisnis rintisan (startup) digital baru maupun usaha kreatif lainnya.

Peluang merintis usaha di Indonesia masih cukup besar. Setidaknya menurut data pemerintah jumlah pengusaha di Indonesia baru sekitar 1,65% dari total penduduk. Sementara di negara lain angkanya lebih tinggi. Singapura, misalnya memiliki 7% pengusaha dari total penduduknya, Malaysia sebanyak 5% dan Thailand sebanyak 3%.

Sejatinya, dukungan pada dunia wirausaha tak hanya datang dari pemerintah. Dari kalangan dunia usaha pun turut mendukung tumbuh kembangnya kegiatan wirausaha ini. Salah satunya adalah Husodo Angkosubroto, Chairman Gunung Sewu Holding Company. Husodo merupakan salah satu pendiri Endeavor Indonesia, dan juga mengagas Gunung Sewu Youth Summit yang kini sudah memasuki tahun ketiga.

Pengusaha kawakan ini aktif mendorong kegiatan kewirausahaan di kalangan anak muda. Bagi Husodo, wiraswasta sangat penting bagi Indonesia. Indonesia akan maju jika banyak orang yang menjadi entrepreneur. Profesi entrepreneur sangat dibutuhkan dan perlu diperbanyak, terlebih di Indonesia karena hal itu dapat memajukan bangsa.

Baca juga :   Vokasi Kesempatan Memperbaiki Kualitas Wirausaha

Husodo mengaku dirinya beruntung berangkat dari keluarga yang membangun bisnis. “Saya dibesarkan di sebuah keluarga yang selalu berbicara tentang peluang bisnis dan masalah-masalah manajemen di meja makan kami. Banyak yang bilang bisnis keluarga itu, generasi pertama membangun, generasi kedua menikmati dan generasi ketiga menghabiskan. Tetapi saya rasa tidak demikian, karena di negara-negara Eropa banyak bisnis keluarga yang sudah berdiri hingga ratusan tahun dan tetap bertahan. Itu karena empower. Kami memiliki orang tua yang meng-empower kami, meng-coach kami, dan memberi kami pengalaman terjun di bisnis sejak usia kami masih muda, yang memberi kami kesempatan bereksperimen, membuat kesalahan, dan belajar dari itu semua,” paparnya.

Seperti apa dukungan Husodo ini bagi pengembangan dunia kewirausahaan di Indonesia? Berikut petikan wawancara wartawan Youngster.id Stevy Widia dan Fahrul Anwar, dengan Husodo pada 3th Annual Gunung Sewu Youth Summit bertema “Agile Leaderhsip and Sustainablility” belum lama ini di Jakarta :

 

Husodo Angkosubroto berfoto bersama peserta 3th Annual Gunung Sewu Youth Summit (Foto: Fahrul ANwar/Youngster.id)

 

Apa alasan Anda mendukung berbagai kegiatan pengembangan entrepreneur di Indonesia?

Olehk karena backbone dari ekonomi Indonesia dan di dunia adalah wirausaha. Jadi wirausaha adalah yang menciptakan pekerjaan, yang membuat rakyat lebih makmur, kreatif, inovasi dan membuat hidup lebih baik. Jadi memang, wirausaha memiliki peran yang paling besar. Oleh karena itu yang perlu didorong anak-anak muda untuk jadi wirausahawan.

Baca juga :   Bekraf Dapat Dana Hibah US$ 5,5 juta Untuk Data Penonton Film

 

Bagaimana penilaian Anda akan potensi wirausaha di Indonesia. Apakah anak-anak muda sekarang bisa diharapkan dapat membangun itu?

Mereka sangat bisa. Peluang masih banyak, potensi masih banyak, ya tinggal ada kemauan diarahkan ke sana.

Dunia sekarang ini ada di tangan orang-orang muda, termasuk dalam dunia bisnis. Untuk itu mereka harus berani mengambil risiko dan open mindset. Anak muda perlu ditantang, bagaimana mewujudkan jati diri yang bisa berfaedah bagi masyarakat.

 

Bekal apa yang dibutuhkan anak muda untuk terjun sebagai pengusaha?

Sebetulnya wirausaha itu open minded. Karena pada intinya adalah kemauan diri sendiri. Karena kalau terlalu banyak diarahkan tidak akan jadi wirausaha. Ekosistem sebetulnya akan lebih baik, tetapi kan tidak harus menunggu ekosistem dulu.

 

Seberapa peduli Gunung Sewu Group kepada pembangunan kewirausahaan ?

Kami memang mendorong para karyawan untuk bisa mengembangkan usaha. Kami hanya memberi arahan, selebihnya adalah usaha mereka sendiri. Mereka membuat business plan dan memberikan kepada kami, bukan kami order bisnis ke mereka. Contohnya usaha Dairy Milk dan Re Juve yang dibangun atas inisiatif karyawannya).

Baca juga :   Komunitas Wirausaha Ingin Tumbuh Bersama

Selain itu, Gunung Sewu juga menggelar Youth Summit sejak tahun 2015. Hal ini untuk exposure ke kampus-kampus. Kami mengharapkan sebagian dari mereka bergabung ke Gunung Sewu. Mereka calon leader. Bayangkan 20 tahun lagi mereka jadi apa? Kalau bisa berkembang bersama kita, itu lebih baik.

 

(ki-ka) Anton Wiryono Founder & CEO Of Goods Dept, Husodo Angkosubroto, Chairman of Gunung Sewu, Arief Widhiyasa, CEO of Agate Studio dan Host Shanaz Haque. (Foto: Fahrul Anwar/Youngster.id)

 

Apa bekal yang harus dimiliki oleh anak muda untuk bisa menjadi pengusaha sukses?

Harus agile, yakni cepat beradaptasi, cepat belajar dan lincah sehingga usaha yang dibangun bisa berkelanjutan. Selain itu, harus berani berinovasi. Gagal itu tidak apa-apa karena harus coba. Karena kalau tidak berbuat sesuatu yang beda pasti akan ketinggalan.

Pesan saya, ketika ada orang muda yang mulai membangun usaha, jika mereka tidak melakukan inovasi dan tidak melakukan penyesuaian mengikuti zaman, maka usahanya otomatis akan mati. (SW)