Hut ke-9, Bukalapak lnvestasikan Rp1 Triliun Dukung Mitra UKM

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menghadiri perayaan HUT ke-9 Bukalapak. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Bukalapak mengangkat tema ‘Menerobos Batas‘ dalam perayaan ulang tahunnya yang ke-9. E-commerce ini telah berhasil merangkul 4 juta pelapak dan 50 juta pengguna di seluruh Indonesia. Mereka berkomitmen untuk mendorong kemajuan mitra usaha kecil dan menengah (UKM) dengan investasi Rp 1 triliun.

“Misi kami dari sejak awal berdiri masih sama, kita ingin menjadi perusahaan teknologi terdepan yang memiliki misi untuk memberdayakan usaha kecil di Indonesia,” kata Ahmad Zaky founder dan CEO Bukalapak, pada Kamis (10/1/2019) di Jakarta Convention Center, Jakarta.

Dan kini di usia yang ke-9 tahun Bukalapak telah merangkul lebih dari 4 juta pelapak dan 50 juta pengguna se-lndonesia. Untuk itu Bukalapak akan mengalokasikan investasi sebesar Rp1 triliun untuk mengembangkan program Mitra Bukalapak.

“Inovasi-inovasi dari segi teknologi dan kampanye kreatif yang kami hadirkan tentu demi kenyamanan para pengguna. Dalam satu tahun terakhir transaksi kami tumbuh Iebih dari 3 kali lipat dan mencapai lebih dari 12 juta kunjungan setiap harinya. Di usia yang ke-9 tahun ini, kami berkomitmen untuk terus menerobos batas dan menciptakan inovasi-inovasi mutakhir untuk memberikan solusi bagi masgarakat,” ungkapnya.

Baca juga :   Bukalapak Raup Rp 10 Miliar Setiap Hari Selama Ramadhan

Program Mitra Bukalapak merupakan wujud nyata dari komitmen Bukalapak dalam memberdayakan usaha kecil secara menyeluruh, serta mendorong penetrasi digital. Melalui Mitra Bukalapak, warung dapat semakin naik kelas karena semakin terhubung dengan teknologi, seperti aplikasi Mitra Bukalapak, fitur Warung Terdekat, Call Order Delivery (COD) yang memungkinkan pemilik warung untuk memesan stok barang dagangannya melalui aplikasi untuk Iangsung diantar ke warung, serta Iayanan ’Saldo Bantuan’.

Pemberdayaan warung juga semakin kuat dengan adanya kolaborasi dengan pemerintah melalui program pembiayaan Ultra Mikro (UMI). Program kerja sama antara Bukalapak dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia ini memungkinkan pemilik warung untuk mendapat pembiayaan pinjaman usaha maksimal Rp10 juta per nasabah.

Pinjaman melalui UMI dapat digunakan oleh para Mitra Bukalapak untuk pengembangan usaha mereka. Masyarakat juga semakin dimudahkan dengan terhubungnya warung dengan teknologi seperti kode QR untuk berbelanja di warung, lauanan rekap laporan penjualan warung, dan beragam inovasi lainnya. Selain itu, Mitra Bukalapak juga bekerja sama dengan Google agar warung-warung Mitra Bukalapak dapat dengan mudah ditemukan di Google Search dan Google Maps melalui Google Bisnisku dan dapat mudah terhubung dengan calon pelanggan.

Baca juga :   Taksi Express Lakukan Strategi Transformasi

“Kami bemomitmen untuk terus memberdayakan pelaku usaha di Indonesia. Berangkat dari semangat inilah kami akan kembangkan beragam inovasi serta mengalokasikan sebesar Rp1 triliun untuk mewujudkan warung atau Mitra Bukalapak naik kelas,” jelas Achmad Zaky.

Zaky juga mengatakan bahwa pihaknya mampu membuktikan pendanaan yang disiplin, dan mampu bertumbuh secara signifikan.
“Dengan lebih dari 2.500 talenta terbaik tanah air, Bukalapak hadir untuk membangun Indonesia melalui inovasi teknologi dan kreativitas. Harapannya Bukalapak menjadi ekosistem yang tidak hanya online. Kita sekarang melihat Bukalapak menjadi ekosistem usaha kecil, ekosistem teknologi untuk usaha kecil,” pungkas Zak.

Menambah kemeriahan HUT Bukalapak ke-9, Bukalapak menghadirkan sederet promo menarik mulai 10 Januari 2019. Mulai dari gratis ongkos kirim 9 kali, cashback 99% produk virtual, flash deal serba Rp9 ribu, Rp99 ribu dan Rp999 ribu, hingga bayar tagihan termurah.

STEVY WIDIA