Iko Uwais Buka Pusat Pelatihan Bela Diri Profesional

Iko Uwais (kanan) membuka sekolah bela diri di Bekasi. (Foto: Istimewa/youngster.id)

youngster.id - Iko Uwais membuka sekolah bela diri Thunder11 Center of Martial Arts. Selain untuk menjadi wadah bagi mereka yang ingin jaga diri, sekolah ini juga diproyeksikan menjadi sekolah bagi mereka yang secara profesional ini menjadi koreografer laga ataupun stuntman.

Keputusan Iko ini terkiat dengan tingginya permintaan dari masyarakat akan sarana pendidikan ilmu bela diri. Selain untuk mencetak bakat baru dalam martial arts, keprihatianan melihat tingkat premanisme yang mewabah serta kriminalitas yang tinggi membuat Iko Uwais bersama tim terpanggil untuk membantu memberikan pembekalan ilmu bela diri untuk semua kalangan.

“Video-video yang bertebaran di sosial media memberikan gambaran yang jelas bahwa tingkat kriminalitas semakin marak di berbagai daerah, oleh karenanya, ini adalah momen yang tepat untuk segera membekali diri melalui martial arts,” kata Iko Uwais, Founder Thunder11 dalam keteranganya baru-baru ini.

Menurut aktor laga ini, bela diri adalah seni mengendalikan diri dimana saat mereka menguasai ilmu bela diri, mereka justru menjadi pribadi yang mengayomi. “Sehingga kami percaya bahwa premanisme secara dini dalam diredam. Untuk itu, kami terbuka untuk bekerjasama dengan berbagai pihak dalam mencapai tujuan tersebut. Salah satu yang dapat kami kontribusikan adalah membuka akses terhadap pendidikan ilmu bela diri yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kedepannya, semoga kami dapat membuka lebih banyak lagi Thunder11 di berbagai daerah di Indonesia,” tambah Iko.

Baca juga :   Pengguna LinkedIn Indonesia Didominasi Kaum Milenial

Tak hanya untuk perlindungan diri, kurikulum sekolah bela diri ini juga menyesuaikan dengan kebutuhan zaman termasuk untuk industri perfilman. “Industri perfilman nasional saat ini telah mampu memproduksi film laga dengan kualitas yang tidak kalah dengan box office, sehingga dibutuhkan bakat-bakat baru martial arts yang juga diharapkan kedepannya dapat tampil di berbagai layar laga box office. Dengan antusiasme yang tinggi terhadap kelas ini baik dari dalam maupun luar negeri, Thunder11 diharapkan mampu menjadi sekolah bela diri pertama di Indonesia yang menggarap segmen ini,” ungkap Iko.

Thunder11 mulai beroperasi sejak awal Mei 2018 dan hingga saat ini telah mendidik lebih dari 50 siswa yang terdiri dari berbagai kelas bela diri seperti Pencak Silat, Taekwondo, dan Akido. Pelatih kompeten dan berpengalaman dengan latar belakang ragam ilmu bela diri dihadirkan oleh Iko sesuai dengan kurikulum.

Santi Damayanti, Managing Director Thunder11 mengatakan sekolah bela diri memiliki sejumlah kelas untuk yang ingin menjadi stuntman. “Kami memiliki kelas sesuai kebutuhan individu. Mulai dari Mastery of Martial Arts bagi mereka yang ingin menguasai lebih dalam mengenai seni bela diri, Street Smart Self- Defense yaitu kelas untuk bela diri praktis hingga Ultimate Performance yang diperuntukan bagi mereka yang ingin menjadi seorang stuntman seperti Iko Uwais,” ujar Santi.

Baca juga :   Telkom Dukung Smart Industrial Park di Karawang

Sejalan dengan pembukaan kelas bela diri, Thunder11 juga akan menggelar Schools and Community Roadshow untuk memberikan pembekalan singkat mengenai bela diri ke berbagai sekolah dan komunitas. Roadshow ini diharapkan mampu meningkatkan kepekaan para siswa dan anggota komunitas mengenai pentingnya menjaga diri dalam kondisi rawan kriminalitas melalui penguasaan ilmu bela diri. Dalam roadshow ini, Thunder11 juga memberikan promo kepada pelajar dan komunitas.

Selain itu Thunder11 juga akan meluncurkan kelas gratis bagi para driver ojek online. Kelas singkat ini nantinya akan mengajarkan para ojek online untuk memiliki kemampuan praktis dalam menghadapi situasi rawan dalam pekerjaan mereka. “Dengan melihat semangat ojek online dalam mencari penghasilan namun sering menghadapi situasi rawan kriminalitas di jalan, kami merasa perlu untuk membekali mereka dengan kemampuan bela diri praktis yang sesuai dengan situasi yang mereka hadapi,” ujar Santi saat menjelaskan mengenai program khusus driver ojek online.

 

STEVY WIDIA