Indonesia @ccess Jadi Platform B2B Cross Boarder Trade Indonesia di China International Import Expo 2018

Reza Valdo Maspaitella, President dan CEO, Valdo Group memperkenalkan “Indonesia@ccess” untuk membidik pasar UKM (Foto: dok. Valdo/Youngsters.id)

youngster.id - Indonesia @ccess melakukan penandatanganan kerja sama (MoU) dengan Jumore Global, sebuah platform e-commerce Business-to-Business (B2B) asal China di Indonesia-China Business Forum di China International Import Expo (CIIE) 2018, Shanghai.

Saat ini China masih menjadi mitra perdagangan utama bagi Indonesia, terbukti dari dari negara tujuan ekspor dan impor Indonesia yang mana China berada pada posisi ke 2 teratas. Menurut data Badan Pusat Statistik ( BPS) Januari 2018, ekspor nonmigas Indonesia ke China tercatat sebesar 1,919 miliar dollar AS. Sementara itu, impor nonmigas China ke Indonesia pada Januari 2018 tercatat sebesar 3,758 miliar dollar AS.

Indonesia @access mengambil momentum ini untuk ekspansi bisnisnya masuk ke pasar China melalui kerjasama dengan Jumore Global sebuah platform e-commerce Business-to-Business (B2B) asal Tiongkok.

“Melalui kerjasama ini, Indonesia@ccess ingin memberikan kemudahan akses pasar bagi para pelaku bisnis barang dan jasa serta UMKM untuk dapat memasarkan dan mengekspor produknya bukan hanya di pasar Indonesia tapi juga di pasar China. Indonesia@ccess pun berharap melalui kerjasama ini menjadi solusi di tengah-tengah Indonesia yang saat ini memerlukan percepatan pembangunan ekonomi dan peningkatan standar kesejahteraan melalui upaya pemberdayaan rakyat dengan menjadi satu-satunya platform B2B cross border trade Indonesia,” ungkap Reza Valdo Maspaitella, President dan CEO, Valdo Group dalam keterangannya, Sabtu (10/11/2018).

Baca juga :   Indonesia @ccess Buka Peluang Bagi UMKM Masuk Ke Pasar Internasional

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh President dan CEO Valdo Group, Reza Valdo Maspaitella dengan Chairman Jumore, Eric Lu saat berlangsungnya Indonesia-China Business Forum pada 6 November 2018 lalu, bersamaan dengan penyelenggaraan CIIE di Shanghai, pada 5-10 November 2018. Acara ini disaksikan oleh Menteri Perdagangan R.I., Enggartiasto Lukita, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman R.I., Luhut Binsar Panjaitan, dan Duta Besar R.I. untuk China, Djauhari Oratmangun.

Melalui pameran CIIE, yakni pameran impor internasional di China, Indonesia @ccess yang merupakan platform digital buatan anak bangsa, dibuat untuk membantu pemerintah mendistribusikan dan memberdayakan ekonomi rakyat, saat ini digunakan sebagai satu-satunya platform B2B cross border trade di Indonesia Pavilion. “Upaya ini dilakukan agar para UMKM yang tidak bisa hadir di CIIE tetap bisa terwakilkan untuk dapat bertransaksi secara digital melalui Indonesia@ccess,” lanjut Reza.

CIIE merupakan pameran impor internasional di China yang diselenggarakan pada 5-10 November 2018 dan diikuti sebanyak 36 perusahaan dari Indonesia. Selain 36 perusahaan terdapat 19 perusahaan asal Indonesia lainnya yang turut berpartisipasi dalam pameran tersebut termasuk perusahaan yang sedang menjajaki peluang ekspor ke China, salah satunya adalah Indonesia @ccess.

Baca juga :   Pertumbuhan Agresif Blanja.com Hingga Lebaran 2017, Tak Lepas Dari Peran UMKM

STEVY WIDIA