Industri Kecantikan Alami Peningkatan di e-Commerce

L’Oréal Indonesia dan Lazada Indonesia.(Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Sepanjang tahun 2017, pasar kecantikan global mengalami peningkatan sebesar 5%. Sementara itu, data dari Statista menunjukkan bahwa selama tahun 2017, sebanyak US$2,466 juta atau sekitar Rp 34,5 milyar dibelanjakan secara online untuk produk kecantikan dan fashion di Indonesia.

Kini, semakin banyak konsumen yang belanja produk kecantikan secara online. Layanan online dianggap lebih nyaman; menawarkan lebih banyak variasi; menyediakan perbandingan harga dengan cepat; menawarkan pilihan pembayaran yang lebih baik dan pengiriman barang yang praktis.

Hal ini terungkap dalam diskusi yang digelar L’Oréal Indonesia seputar tren e-commerce, kaitannya dalam mengembangkan industri kecantikan. Hadir sebagai narasumber adalah Umesh Phadke, Presiden Direktur PT L’Oréal Indonesia; Achmad Alkatiri, CMO Lazada Indonesia; dan Sara Robert, beauty influencer.

“Sebagai perusahaan kecantikan yang memiliki 34 merek internasional, L’Oréal selalu berusaha menjadi yang terdepan dalam menjawab kebutuhan konsumen. L’Oréal adalah salah satu perusahaan yang dengan cepat menanggapi tren peningkatan preferensi belanja online dan hingga saat ini berhasil menjadi salah satu pemimpin di e-commerce untuk produk kecantikan,” kata Umesh Phadke, Presiden Direktur PT L’Oréal Indonesia baru-baru ini di Jakarta.

Baca juga :   KPPU Prediksi Transaksi e-Commerce Tembus US$11 Miliar

Dia menyebut, menurut data dari L’Oréal Global, sepanjang tahun 2017 terjadi peningkatan penjualan sebesar 33,6% di channel e-commerce yang mencapai €2,1 milyar. Phadke menegaskan, konvergensi penjualan secara online dan offline telah merevolusi cara konsumen berbelanja, tidak heran jika kini terjadi perubahan perilaku konsumen dalam berbelanja, termasuk adanya peningkatan pembelian produk kecantikan melalui e-commerce.

“Peningkatan ini dipengaruhi oleh beberapa hal yang ditawarkan oleh e-commerce, salah satunya ialah ketersediaan pilihan produk, tren dan juga penawaran khusus yang hanya bisa dinikmati ketika berbelanja online. L’Oréal juga telah mengimplementasikan beberapa strategi e-commerce, antara lain: meningkatkan konten agar durasi belanja online semakin lama, menyediakan review produk, dan informasi lengkap mengenai toko resmi. Kami juga berusaha untuk menyediakan pengalaman yang sama dengan toko offline seperti menyediakan berbagai macam tester dan SKU, menawarkan paket bundle dan tawaran khusus seperti diskon hari raya, dan juga kolaborasi dengan partner e-commerce­ terpercaya serta bekerja sama dengan influencer yang tepat,” papar Phadke.

Baca juga :   Pajak e-Dagang Masuk Paket Kebijakan Ekonomi ke-14

Dia yakin, bahwa e-commerce merupakan salah satu solusi terbaik yang ada saat ini. “E-commerce membuat kami mampu untuk hadir di area yang belum pernah tersentuh sebelumnya sehingga kini semakin banyak konsumen yang dapat menikmati produk terbaik Kami,” pungkas Phadke.

Achmad Alkatiri, CMO Lazada Indonesia mengungkapkan, animo konsumen berbelanja produk lifestyle di e-commerce terus meningkat. “Selama perjalanan 6 tahun Lazada di Indonesia, kami bekerjasama dengan ratusan merek dalam dan luar negeri untuk memfasilitasi kebutuhan konsumen mencari produk terbaik, berkualitas dan asli. Kami juga mengamati perubahan perilaku konsumen di Indonesia yang mulai mengandalkan berbelanja online untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk produk kecantikan,” ungkapnya.

Dia menyebut kategori kecantikan sebagai salah satu kategori populer di Lazada. L’Oréal yang merupakan favorit konsumen Lazada menjadi salah satu merek kecantikan dengan penjualan tertinggi, terutama saat mega kampanye Lazada baik saat Ulang Tahun Lazada, Ramadhan dan Online Revolution” tambah Achmad.

 

STEVY WIDIA