Ini 4 Hal Penyebab Startup Gagal

Ekosistem startup di Indonesia terus berkembang. (Foto: Ilustrasi/youngster.id)

youngster.id - Belakangan usaha rintisan alias startup menjadi primadona terutama dikalangan anak muda. Masing-masing startup memiliki ide dan konsep yang revolusioner dan memiliki potensi untuk menguntungkan. Namun ternyata ketika dijalani, banyak Startup yang kini gulung tikar karena bangkrut dan tidak sanggup membiayai pengeluaran operasional.

Michael Houlihan dan Bonnie Harvey, pasangan entrepreneur, founder dari Barefoot Wines, dan juga pembicara dan penasihat di komunitas entrepreneur telah mewawancarai 14 startup accelerator dari banyak negara tentang opini mereka kepada startup.Menariknya, dari banyak accelerator dengan latar belakang yang berbeda, memiliki kesamaan pendapat tentang penyebab gagalnya startup.

Ini dia 4 alasan yang paling sering menjadi penyebab gagalnya startup!

Kurangnya Kesiapan Produk
Hingga kini, ternyata banyak produk dari startup yang masih belum siap masuk oleh pasar. Fenomena ini memiliki banyak penyebab. Selain karena kurangnya pemahaman oleh founding member terhadap bagaimana meraih pasar, terlalu banyak menunggu waktu yang tepat sebelum produk diluncurkan, dan kurangnya pemahaman tentang keinginan pasar terhadap produk merupakan salah satu faktor yang dapat menghancurkan bisnis model dari sebuah startup.

Baca juga :   Pemenang Kompetisi Bisnis Startup Makanan Dapat Investasi Rp 15 M

Tim Kurang Kompeten
Kurangnya kompetensi dari team, terutama dari founding member sering menjadi penyebab gagalnya sebuah startup. Karena bagaimanapun, kesuksesan sebuah startup ada pada orang-orang di dalamnya.

Permasalahan yang sering muncul dari team startup mulai dari adanya adanya perbedaan dari visi seorang founder dengan visi dan misi startup yang dibuatnya – Keith Hopper, CEO Danger Fort Labs, adanya kekurangan dari keahlian founder dalam mempekerjakan, membangun, dan memanage para karyawan yang lebih pintar dari mereka. – Joseph Bush, Executive Director Worcester CleanTech Incubator, dan kurangnya kepercayaan antara founding member yang disebabkan oleh kurangnya interaksi antara founding member untuk membahas terkait perbedaan karakter, target finansial, dan budaya merupakan penyebab utama banyaknya startup gagal – Alyse Daunis, Program Manager Launch Alaska.

Menurut Eric Mathews, Founder dari Startco mengatakan bahwa founding members sebuah startup perlu memiliki skill yang bermanfaat dan mau membagikannya dalam proses membangun startup.

Terlalu Sering Berubah
Terlalu banyaknya perubahan visi dan misi dari para leader dapat menggagalkan startup karena biaya yang dikeluarkan banyak dan belum tentu menguntungkan. Selain itu, para anggota startup pun akan mulai meragukan arah dari perusahaan yang menyebabkan perpecahan.
Namun menurut Erza Seregelyi, ketidak-mampuan atau ketidak-inginan dari para founder untuk beradaptasi terhadap pasar ketika produk yang diluncurkan tidak cocok dengan pasar juga dapat merugikan startup. Para founder harus mengetahui perbedaan dari kegigihan dan besar kepala. Karena untuk tetap teguh dalam mengembangkan produk yang tidak menguntungkan akan sia-sia.

Baca juga :   Sale Stock Raih Pendanaan Seri B+

Faktor Lainnya
Hal-hal minor dari segala kesiapan yang dimiliki oleh startup dapat menjadi faktor penentu keberhasilan sebuah startup. Menurut Jim Bowie dari University of Central Florida Business Incubation Program, Startup perlu memiliki peralatan yang mumpuni dalam menjalankan kegiatan operasional dan marketing. Seperti contoh, Startup perlu memiliki CRM tools yang dapat mengumpulkan data konsumen karena perubahan product life cycle dari sebuah startup akan lebih cepat dibandingkan bisnis lainnya.

Sedangkan menurut Susan Langdon, executive director dari Toronto Fashion Incubator mengatakan jika Startup perlu mengetahui target penjualan yang akan ditetapkan, dan cara bagaimana mendapatkannya. Banyak startup yang tidak memperhatikan hal ini, sehingga membuat mereka kehilangan tujuan, sehingga berpotensi untuk gagal.

STEVY WIDIA