Inilah 10 Tempat Berhantu Menyeramkan di Dunia lewat Google Earth

Lawang Sewu, di Semarang Indonesia, merupakan salah satu tempat berhantu (Foto: Istimewa/Youngster.id)

youngster.id - Menyambut Halloween, Local Guides merekomendasikan sepuluh tempat di dunia yang diduga berhantu.

Local Guides adalah sebuah fitur Google Maps yang memungkinkan kita, para pengguna memberikan nilai untuk suatu tempat dengan rating, menjelaskan pengalaman yang dirasakan pengguna dengan ulasan, membagikan foto dan video, menyampaikan analisis dengan jawaban, menanggapi pertanyaan tentang suatu tempat, mengupdate informasi dengan pengeditan tempat, menambahkan tempat yang belum ada, atau memverifikasi informasi dengan memeriksa fakta.

Berikut adalah kesepuluh tempat berhantu dalam urutan acak yang direkomendasikan oleh Local Guides yang bisa Anda kunjungi di Google Earth:

Castelul Corvinilor – Hunedoara, Rumania

Terdapat banyak penampakan hantu yang tertangkap di istana tempat Vlad the Impaler (inspirasi kisah Drakula) yang konon dilaporkan telah dipenjara selama tujuh tahun.

Local Guides mengatakan: “Arsitektur yang menakjubkan dan banyak cerita yang dapat membuat imajinasi Anda bekerja.”

Lawang Sewu – Semarang, Indonesia

Para roh tanpa kepala diceritakan menghantui markas zaman kolonial Hindia Belanda yang digunakan sebagai penjara Jepang dalam Perang Dunia II.

Baca juga :   Permudah Investor, Pekanbaru Terapkan Perizinan Online

Local Guides mengatakan: “Atmosfir mistis seketika terasa saat memasuki Lawang Sewu. Jika Anda berani, Anda bisa telusuri hingga ruang bawah tanah yang terkenal itu.. Para guide disana akan menceritakan secara detil tentang bangunan seribu pintu ini. Dan akupun merinding!!”

The Queen Mary – California, Amerika Serikat

Konon, para penumpang kapal berhantu ini termasuk diantaranya seorang perempuan dengan busana putih yang anggun (elegant Lady in White) dan seorang awak kapal muda yang tewas di ruang kompartemen di kapal yang berisi boiler dan pemanas atau peralatan pembangkit uap.

Local Guides mengatakan: ”Saat itu aku ikut serta di tur dan ketika rombongan tur berada di boiler room, aku terpisah dengan rombongan karena aku mengikat tali sepatuku. Seketika lampu di ruangan mati dan aku merasa ada sesuatu yang menggaruk wajahku! Aku dapat merasakan adanya darah dan rasa sakit, lalu ketika lampu menyala kembali, rasa sakit itu hilang.”