Jakarta dan Papua Pemenang FYI Seed for Change

FYI memberi hadiah simbolis kepada perwakilan pemenang kompetisi FYI Seeds for Change 2017, Minggu (22/10/2017) di Gedung PPHUI, Jakarta. (Foto: Istimewa/Youngster.id)

youngster.id - Untuk menggugah keterlibatan para pemuda Indonesia, Forum for Young Indonesians (FYI) menyelenggarakan kompetisi FYI Seeds for Change. Ajang yang diikuti oleh 144 peserta merupakan kompetisi konsep inovatif, kreatif dan solutif di bidang pangan.

Ketua FYI dan Direktur Program CISDI Aninditas Sitepu mengatakan, kompetisi ini fokus pada pemberdayaan ekonomi berbasis pangan, promosi pola makan sehat dan pengolahan limbah pangan.

“Kami telah mengundang para pemimpin muda Indonesia untuk mewujudkan ide-ide cemerlang menjadi aksi nyata melalui kompetisi FYI Seeds for Change yang berhadiah dana pendamping awal untuk 2 pemenang, masing-masing senilai Rp 15 juta,” ucap Aninditas, Minggu (22/10/2017) di Jakarta.

Telah terpilih dua pemenang yaitu Pemberdayaan “Mama Papua” Melalui Diversifikasi Produk Olahan Pangan Lokal Ubi Jalar di Kampung Jagara, Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya Papua. Dan Pengelolaan Limbah Cair Produksi Tempe dan Pemanfaatan Sisa Makanan untuk Diolah Menjadi Pupuk Cair Organik di Sentra Produksi Tempe Utan Panjang, Kemayoran.

Program Pemberdayaan “Mama Papua” diinisiasi oleh Bhaskara Anggarda dan Albert Tulak . Program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan mengembangkan keterampilan “Mama Papua” yang tinggal di Desa Jagara, Distrik Walesi. Keterampilan tersebut berupa pengolahan ubi jalar menjadi aneka jenis olahan produk yang variatif, inovatif dan memiliki nilai gizi yang tinggi. Melalui program ini, Bhaskara dan Albert ingin berkontribusi untuk memberdayakan para mama tersebut secara ekonomi.

Baca juga :   Pemuda Diajak Peduli Akan Ketahanan Pangan Nasional

Sementara itu, Pengelolaan Limbah Cair Produksi Tempe dilakukan oleh Ahmad Fadjar Dwianto dan Putri Retno. Keduanya menyadari bahwa potensi pencemaran lingkungan akibat limbah produksi yang dihasilkan industri semakin menunjukkan peningkatan yang perlu penanganan kritis.

Untuk mengurangi dampak limbah terhadap lingkungan tersebut, menawarkan pengelolaan limbah cair produksi tempe dan pemanfaatan sisa makanan untuk diolah menjadi pupuk cair organik yang dapat dimanfaatkan untuk sektor pertanian.

FYI Seeds for Change memberikan dukungan finansial dan mentorship selama 1 tahun bagi kedua pemenang tersebut. “Kami berharap para pemenang ini dapat memberi dampak pada pembangunan pangan melalui ide-ide cemerlang yang menjadi aksi nyata,” pungkas Aninditas.

 

STEVY WIDIA