JOOX Kembangkan Platform Bisnis Yang Jangkau Konsumen Milenial

Joox Indonesia. (Foto: Istimewa/Youngster.id)

youngster.id - JOOX mengembangkan platform baru untuk pelaku usaha dalam memasarkan produknya. Platform bisnis ini terutama untuk menyasar kaum milenial yang menjadi mayoritas pengguna aplikasi musik streaming tersebut.

Senior Director of Business Development Tencent International Business Group, Benny Ho mengatakan pertumbuhan bisnis yang kian pesat di Indonesia menuntut perusahaan dan para pelaku bisnis untuk mencari berbagai metode kreatif untuk memasarkan produk mereka.

Menurutnya, pada era digital saat ini, perusahaan tidak bisa lagi bergantung hanya pada metode dan medium konvensional. Kehadiran berbagai aplikasi smartphone bisa menjadi opsi baru bagi pelaku bisnis untuk memperluas jangkauan mereka, terutama ke generasi milenial.

“Aplikasi streaming musik menjadi salah satu aplikasi yang paling banyak diunduh oleh milenial. Dari sekian banyak aplikasi streaming musik, JOOX menjadi salah satu nama terbesar di Asia. Di Indonesia, JOOX telah diunduh lebih dari 70 juta kali sejak muncul pada Oktober 2015, dengan 70% di antaranya merupakan generasi milenial,” ungkap Benny dalam keterangannya, Kamis (12/4/2018) di Jakarta.

Baca juga :   Dengan Baterai Tahan Lama Ponsel Ini Dukung Gaya Hidup Milenial

Untuk menjawab tantangan itu, Joox menghadirkan solusi berupa platfor pemasaran. Melalui platform baru ini, informasi mengenai produk yang dipromosikan akan muncul secara pop up, sehingga pengguna aplikasi JOOX dapat langsung mengakses informasi tersebut.

“Memasarkan produk melalui aplikasi dalam hal ini di JOOX, artinya perusahaan sedang menjangkau konsumen pada segmen milenial. Produk-produk yang mereka pasarkan juga akan terus terpapar karena kelompok millenial juga terus mengakses aplikasi ini setiap harinya,” kata Benny lagi.

Dia menegaskan, kini para pelaku usaha bisa memperkenalkan dan memasarkan produk atau jasa mereka melalui aplikasi yang dikembangkan Tencent ini. Menurutnya, pelaku usaha harus semakin jeli dalam melihat berbagai peluang untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, terutama generasi milenial.