Kemenperin Membidik 5.000 IKM Masuk Pasar Online

Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meninjau Inacraft, di Jakarta. (Foto: Kemenperin)

youngster.id - Perkembangan teknologi telah membawa dampak bagi dunia bisnis. Tak hanya industri besar yang harus bertransformasi ke digital, juga pelaku industri kecil dan menengah (IKM). Untuk itu, pelaku IKM perlu terus memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan daya saing.

“Industri kecil merupakan faktor utama dalam mendukung perkembangan ekonomi nasional. Tetapi masih banyak IKM ketika boarding e-commerce tidak ada yang respon kemudian tidak terjadi sustainable. Kami akan terus dorong ketika mereka masuk bisa terus berkembang dengan peningkatan kelas hingga menjadi industri besar,” ucap Edy Siswanto Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian di acara The Big Start, baru-baru ini di Jakarta.

Die menegaskan, untuk itu Kemenperin tengah membidik 5.000 IKM masuk pasar online tahun ini di tengah berbagai tantangan yang perlu dihadapi seperti pendanaan, jaringan, pengetahuan bisnis dan kreativitas. Standar kualitas yang diabaikan juga acap kali menjadikan produk layu sebelum berkembang dalam memanfaatkan sarana digital.

Menurut dia, kehadiran sarana digital untuk memperluas pemasaran pun mestinya bisa dimanfaatkan maksimal. Kemenperin terus mendorong para IKM dengan memberikan berbagai bantuan berupa pelatihan, bimbingan teknis, bantuan alat dan permesinan, serta pendampingan. Entitas masyarakat dari kalangan pesantren, warga binaan hingga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial juga turut diajak berkontribusi menumbuhkan IKM di Indonesia.

Baca juga :   PT Link Net Percepat Ekspansi First Media di Pulau Jawa & Bali

“Wilayah terpencil juga terus kita bina agar ketahanan ekonomi di daerah perbatasan jadi daerah yang mampu untuk menghasilkan produk dan jasa. Paling tidak kebutuhan sendiri atau masyarakat sekitar,” ucapnya.

Karena itu Kemenperin mendukung langkah yang dilakukan oleh e-commerce seperti Blibli.com yang menyiapkan wadah dan kompetisi bagi para pelaku IKM kreatif. Bersama Blibli.com, Kemenperin menargetkan beberapa international expo di beberapa negara di Eropa dan Amerika.

STEVY WIDIA