Kisah SMA SPI Diangkat Ke Layar Lebar

Peluncuran film I Love You, Rabu (19/6/2019) di XXI Kota Kasablanka, Jakarta. (Foto: Stevy Widia/youngster.id)

youngster.id - SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) yang didirikan oleh Julianto Eka Putra di Kota Batu, Malang memiliki keistimewaan yang tidka dimiliki sekolah lain. Sekolah ini khusus merekrut ratusan siswa dari kalangan tidak mampu di seluruh Indonesia untuk diberi pendidikan gratis, sekaligus dibekali keahlian (life-skill) menjadi pengusaha yang independen. 

Kini, kisah dan perjuangan Julianto Eka Putra dan siswa-siswi SMA SPI yang inspiratif ini diangkat menjadi film berjudul “Say I Love You” yang disutradarai Faozan Rizal (Habibie – Ainun) dan dibintangi Aldi Maldini, Dinda Hauw, Rachel Amanda, Verdi Solaiman, Teuku Rifnu Wikana, Butet Kartaredjasa, Olga Lydia dan bintang-bintang lainnya.

Brandon Chia, CEO HDI sekaligus Executive Producer Say, I Love You” mengatakan, film ini ingin menginspirasi banyak orang tentang cinta kasih, dan rasa persatuan dari keberagaman yang ada di Indonesia.

“Kami ingin dapat menginspirasi banyak orang melalui kisah perjuangan Julianto dan anak-anak didiknya di SMA SPI. Bagaimana mereka berjuang untuk dapat memutuskan rantai kemiskinan melalui pendidikan. Dan kami bangga membagikan kisahnya ke hadapan Anda,” ungkap Brandon dalam peluncuran Soundtrack film I Love You, Rabu (19/6/2019) di Jakarta.

Kisah perjalanan Julianto Eka Putra mendirikan SMA SPI bukan jalan yang tidak berliku dan berbatu. Saat memulai SMA SPI, Julianto mengalihkan fokus karir dan waktunya sebagai pengusaha dan salah satu top leader HDI di Indonesia, ke arah baru, duani pendidikan. Keputusan kontroversial ini mendapat tentangan, bahkan dari istrinya. Hingga akhirnya sekolah ini mulai menerima murid pertama di tahun 2007 sebagai sekolah gratis bagi anak yatim piatu. Kini SMA SPI telah menjelma menjadi institusi pendidikan berprestasi yang bisa menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Indonesia.

“Nilai yang ingin kami sampaikan pada publik sebenarnya sederhana saja. Mungkin pada awalnya Anda tidak memiliki apa-apa dan kurang beruntung dalam hidup ini. Mungkin Anda merasa bahwa ada beberapa hal yang tidak bisa Anda raih. Tapi ketahuilah, dengan sikap, pola pikir, dan pemikiran yang tepat, keajaiban bisa terjadi. Selamat Pagi Indonesia adalah bukti nyata dari ketiga hal tersebut dan kami merasa bahwa kisah luar biasa ini harus diceritakan tidak hanya ke seluruh Indonesia tapi juga ke seluruh dunia.” ungkap Brandon menambahkan.

Mengenang perjalanan awalnya saat mendirikan SMA SPI, Julianto Eka Putra mengakui bahwa tujuan sekolah didirikan tidak lain untuk membantu anak-anak yang kurang beruntung.

“Saya ingin mengajak mereka mengubah nasib dengan membangun motivasi dan kemauannya. Saat awal berdiri, SPI hanya terdiri dari 30 anak berasal dari Sumatera hingga Papua yang berbeda-beda karakter dan kelebihan, tetapi juga memendam duka dan luka yang berbeda-beda. Kami belajar bersama-sama, saling menerima perbedaan, saling menyembuhkan dan berjuang bersama mencapai tujuan-tujuan bersama,” papar Julianto pada kesempatan yang sama.

Kini SMA SPI sudah menginjak tahun ke-12, areanya berkembang hingga lebih dari 21 ha. Dalam penerimaan siswa baru, SMA SPI masih membaginya berdasarkan kuota daerah, kuota agama dari 5 agama dan 5 pulau terbesar Indonesia. Sekarang, setiap tahun SMA SPI menerima sekitar 80 siswa, hingga totalnya 250 siswa yang sedang bersekolah di SMA SPI saat ini. Para siswa-siswi diajarkan mandiri dan kini memiliki sekitar 20 divisi usaha yang dikelola sendiri oleh para siswa, mulai divisi agribisnis, wahana taman hiburan, perhotelan, hingga divisi produksi film.

Kisah Julianto jatuh bangun mendirikan SMA SPI membawa Julianto Eka Putra dan SMA SPI dianugerahi penghargaan Kick Andy Heroes 2018. Kini kisah ini diangkat ke layar perak melalui film “Say, I Love You”.

Di film ini, aktor kawakan Verdi Solaiman tampil memerankan sosok Julianto Eka Putra. “Tentu bangga ya memerankan sosok inspiratif seperti tokoh Jul (Julianto Eka Putra) ini, saya juga beruntung bisa menyaksikan sendiri berbagai keajaiban yang terjadi di SMA SPI dengan siswa-siswinya. Banyak nilai juga pelajaran hidup yang malah saya dapat selama proses shooting,papar Verdi.

Hal serupa dituturkan juga oleh Aldi Maldini. Aktor muda alumni grup Coboy Junior ini memerankan Robet, seorang siswa SMA SPI angkatan awal yang sangat tidak yakin hidupnya akan berubah dengan bersekolah di SMA SPI.

“Kunjungan ke Transformer Center di SMA SPI saja sudah begitu menginspirasi, saya sangat bangga berkesempatan memerankan karakter yang sangat unik dan telah berjuang dari kondisi minus, hingga menjadi seorang dengan keahlian yang membanggakan dirinya, orang tuanya dan bermanfaat bagi lingkungannya,” Aldi Maldini menjelaskan perannya.

Tak hanya aktingnya, Anda juga dapat menikmati suara Aldi Maldini menyanyikan Original Soundtrack dengan judul yang sama yaitu “Say, I Love You.” bersama Ashira Zamita yang diproduksi Alfa Records.

Film yang diproduksi oleh ini akan menghiasi layar perak Indonesia, mulai 4 Juli 2019 dan diharap mampu menghibur dan menginspirasi penonton Indonesia di masa liburan sekolah tahun ini.

STEVY WIDIA