Kolaborasi, Kunci Kemajuan Transformasi Digital Indonesiax

Alamanda Shantika selaku CEO Binar Academy , Irawan Harahap Project Leader Sinar Mas Land dan Aswin Tanu Utomo selaku VP of Engineering Tokopedia. (Foto: Fahrul Anwar/youngster.id)

youngster.id - Era transformasi digital telah membawa berbagai perubahan dan perkembangan di Indonesia. Riset dari McKinsey menunjukkan Indonesia berada di posisi kedua sebagai negara dengan optimisme tertinggi dalam menerapkan 4.0, yakni sebesar 78%. Akan tetapi pergerakan transformasi digital juga membutuhkan kolaborasi penuh dari berbagai pihak.

“Kami meyakini bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar terutama dalam bidang teknologi digital akan tetapi saat ini masing-masing pihak masih bergerak sendiri. Melalui Retrospekt!, kami ingin membuka dialog antara pemerintah, perusahaan serta startup yang diharapkan akan menjadi awal dari kolaborasi untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia serta memberi inspirasi kepada generasi millennial,” ungkap Alamanda Shantika, CEO Binar Academy dalam keterangannya Kamis (7/3/2019).

Untuk itu, Binar Academy bersama Sinar Mas Land dan Tokopedia akan menggelar Retrospekt! Acara ini terdiri dari dua kegiatan yaitu Retrospekt! Conference dan Retrospekt! Job Fair. Retrospekt! Conference akan mengangkat tema #FailForward di mana Binar Academy ingin mengajak para pakar dari berbagai industri, seperti retail, transportasi, keuangan, dan media, yang sudah berpengalaman menghadapi tantangan era digital untuk berbagi cerita kegagalan mereka.

Baca juga :   Tren Video Series Menarik Sekaligus Menginspirasi

Hal ini diharapkan mampu memicu munculnya dialog yang dapat berkembang menjadi diskusi untuk kolaborasi antara pemerintah, perusahan, dan startup, serta menginspirasi generasi millennial di Indonesia.

Sedang Retrospekt! Job Fair merupakan salah satu bentuk upaya untuk meningkatkan karir dari para talenta digital di mana mereka dapat bertemu dengan perekrut dari berbagai unicorn Indonesia, perusahaan-perusahaan swasta, maupun BUMN yang memiliki lowongan pekerjaan di bidang digital dan kreatif. Keunikan dari kegiatan ini adalah sistem yang tidak menggunakan kertas sama sekali atau 100% paperless system.

“Saya berharap kegiatan ini mampu semakin menarik minat generasi millennial untuk memahami bidang teknologi digital serta menjadi wadah bagi kita bersama untuk secara aktif berdialog agar dapat membawa Indonesia selangkah lebih maju dalam era transformasi digital ini,” kata Alamanda.

Sementara itu Irawan Harahap Project Leader Sinar Mas Land menuturkan, tujuan dari kegiatan ini sejalan dengan keinginan kuat dari Sinar Mas Land dalam mendukung Indonesia mencari talenta-talenta digital yang mumpuni.

Baca juga :   Tokopedia Bantu Pebisnis Online Lewat Modal Pinjaman

“Sebelumnya kami telah bekerjasama dengan Binar Academy dalam membuka sarana edukasi digital di kawasan Digital Hub, BSD City. Hal tersebut yang membuat kami menyambut baik diadakannya Retrospekt! karena kami berharap ekosistem digital yang sedang dibangun di BSD dapat mendukung industri 4.0,” kata Irawan.

Hal senada diungkapkan Aswin Tanu Utomo selaku VP of Engineering Tokopedia. Sebelumnya Tokopedia telah bekerjasama dengan Binar Academy untuk mengadakan kompetisi Hack of Thrones sebagai salah satu acara Road to Retrospekt! pun menyatakan dukungan terhadap Retrospekt!

“Kami bisa melihat bahwa ekosistem digital di Indonesia saat ini terus berkembang secara pesat dan mengalami kemajuan yang begitu luar biasa. Sebagai perusahaan teknologi, Tokopedia terus fokus dalam mewujudkan misi kami yaitu pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia. Oleh karena itu kami antusias dengan diadakannya Retrospekt! karena dapat menjadi platform yang nantinya mampu membuka jalan bagi kolaborasi dan menginspirasi talenta digital muda Indonesia,” ungkap Aswin.

Event Retrospekt! ini akan digelar pada 16 Maret 2019

Baca juga :   Tokopedia luncurkan Program Loyalitas Bagi Pelanggan

 

FAHRUL ANWAR