Kontribusi Koperasi ke Ekonomi Indonesia Capai Rp 508,5 Triliun

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UMKM) Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

youngster.id - Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengatakan, kontribusi koperasi ke perekonomian nasional pada tahun 2015 mencapai Rp 508,5 triliun. Itu menepis anggapan selama ini kotribusi koperasi ke ekonomi Indonesia selalu disebutkan kurang dari 2 %.

Mantan Wakil Gubernur Bali ini mengatakan, ternyata kontribusi koperasi ke sistem perekonomian cukup besar setelah Kementerian Koperasi dan UKM memperbaiki data yang ada. Selama ini memang disebutkan bahwa kontribusi koperasi ke ekonomi Indonesia hanya berkisaran antara satu persen hingga 2%. “Selama ini disampaikan 1,65 persen setelah kami hitung terhadap PDB ternyata 4,41 persen,” kata dia di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM Jakarta, Kamis (29/12/2016).

Bukan hanya itu, data yang baik mendorong kontribusi anggota koperasi ke PDB. Di 2015, kontribusi anggota koperasi ke PDB mencapai Rp 2.158,8 triliun atau 18,71 % dari total PDB. Jika ditotal, kontribusi koperasi dan anggota ke PDB mencapai 23,12 %.

“Kalau kita hitung PDB koperasi dan anggotanya 4 sekian, ditambah 18 sekian,” ungkap dia.Sementara, kontribusi UMKM terhadap PDB nasional sebesar Rp 6.229,2 triliun atau sekitar 61,41 % dari total PDB. Jika dirinci, UMKM usaha mikro sebesar 37,88 %, 9,71 % usaha kecil, dan 13,82 % usaha menengah. “Sumbangan PDB akan semakin besar. Termasuk reorientasi meningkatkan kualitas,” tandas dia.

Baca juga :   Program PermataMobile X, Solusi Keuangan Di Era Digital

STEVY WIDIA