Layanan Mbiz Siap Masuk Pasar UKM

(ki-ka) Andik Duma Putra Chief Commercial Officer Mbiz, Ryn Hermawan COO Mbiz dan Rizal Paramarta CEO Mbiz. (Foto: Stevy Widia/youngster.id)

youngster.id - Potensi usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia sangatlah besar. Ada sekitar 60 juta UKM yang sedang bertumbuh. Untuk itu perusahaan e-procurement Mbiz.co.id akan membidik pasar Usaha Kecil Menengah (UKM).

”Potensinya sangat besar untuk bidik ke sigmen ini. Untuk itu, kami terus menggenjot kinarja kami. Sementara untuk wilayah Jatim sendiri pertumbuhan UKM cukup baik,” kata Andik Duana Putra Chief Commercial Officer Mbiz.co.id dalam keterangannya Jumat (21/12/2018).

Dia menjelaskan, dengan semakin meningkatnya kompleksitas kebutuhan bisnis telah menjadikan tim pengadaan bank dan jasa (procurement) sebuah perusahaan sebagai bagian vital dalam menentukan efisiensi, produktivitas dan kinerja bisnis. Banyak persoalan yang harus dihadapi oleh tim procurement seperti kerumitan dan lamanya mencari vendor yang sesuai kebutuhan dan kualifikasi serta menjamin terselenggaranya proses pengadaan barang dan jasa secara transparan dan akuntabel.

Hingga saat ini kata Andik pihaknya telah memiliki lebih dari 350 corporate buyers yang terdiri dari large corporate, perusahaan publik, perusahaan multinational, dan BUMN.

Baca juga :   ASEMpreneur 2016 Tingkatkan Kemampuan Kewirausahaan

Sementara produk yang disediakan dibagi dalam 11 kategori, di antaranya peralatan industri, mesin dan bahan baku, otomotif dan transportasi, elektronik dan telekomunikasi, peralatan rumah dan lainnya.

”Untuk perluasan wilayah jangkauan layanan, Surabaya akan menjadi salah satu pasar penting kami. Di kota ini pertumbuhan bisnis menunjukkan tren yang positif. Kami berharap, dapat menjadi salah satu motor pendorong agar pertumbuhan bisnis di Surabaya makin terus melaju berkat efisiensi dan produktivitas bisnis yang terus meningkat,” beber Andik.

Diakuinya, selama dua tahun terakhir, pihaknya telah membukukan total transaksi bersih senilai Rp 2 triliun dan growth mencapai triple digit. Disisi lain, pihaknya juga sudah menggaet 4.000 vendor yang menyediakan 90.000 produk atau stock keeping unit (SKU).

”Fokus kami menyasar pasar B2B (Business to Business) karena masih belum banyak pemain pengadaan online seperti ini,” jelasnya.
Pria ini juga menjelaskan, agar mampu menjadi solusi efektif dalam menjawab tantangan dan kebutuhan tersebut, perusahaannya telah dirancang sebagai platform digital yang memungkinkan proses pengadaan barang dan jasa dapat dilakukan didalam satu platform dan transparan bagi seluruh pihak yang terkait.

Baca juga :   e-Procurement Dapat Mencegah Korupsi

”Keunggulan platform e-procurement yang lengkap dan menyeluruh dari Mbiz.co.id menjadikan perusahaan- perusahaan penggunanya juga dapat melakukan efisiensi pada jumlah SDM pada departemen pengadaan atau procurement. Departemen ini akan menjadi sebuah tim yang ramping, namun tetap mampu menghadirkan kinerja sesuai ekspektasi perusahaan nantinya,” tutup andik.

STEVY WIDIA