LINE Hadirkan Layanan Keuangan Berbasis Fintech

Takeshi Idezawa, CEO of LINE Corporation. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Sejumlah negara di Asia, termasuk Indonesia sangat tertarik pada masa depan dimana keuangan menjadi digital. Untuk itu LINE melalui LINE Financial Corporation (LINE Financial) menyediakan aneka ragam layanan keuangan dari aplikasi LINE.

“LINE berada di posisi unik yang memungkinkannya untuk mengambil manfaat dari potensi permintaan besar untuk FinTech, terutama di Asia, sembari memecahkan berbagai rintangan yang ditemukan di pasar-pasar lainnya,” kata Takeshi Idezawa, CEO of LINE Corporation dalam keterangannya, Selasa (4/12/2018).

Untuk itu LINE meluncurkan LINE Pay – sebuah layanan transfer uang dan pembayaran berbasis mobile untuk aplikasi pesan LINE. Sejak diluncurkan pada 2013, LINE Pay sudah menaungi 40 juta pengguna terdaftar dan menangani JPY450 milyar dalam volume transaksi global per tahun.

Baru-baru ini Survei LINE Corporation mendapati bahwa 64% dari responden 5,000 pengguna smartphone setuju bahwa teknologi keuangan memudahkan perencanaan dan pengelolaan keuangan mereka. Tingkat kepercayaan pada teknologi keuangan umumnya tinggi, dengan 63% responden mengatakan bahwa mereka percaya pada produk dan layanan yang sudah mereka kenal dan 30% lagi menyatakan rasa ambivalen terhadap produk dan layanan tersebut.

Baca juga :   Bank DBS Indonesia Diganjar Best Performance in Custodian Bank

Survey itu juga menyebut para konsumen di Taiwan, Thailand dan Indonesia paling siap dengan kehadiran Fintech dan cash-free.
“Walau para responden di setiap pasar mempunyai ketertarikan dan kekhawatiran berbeda-beda, Thailand, Taiwan dan Indonesia menonjol karena mereka sangat tertarik pada masa depan dimana keuangan menjadi digital,” papar Takeshi.

Akan tetapi, dari 7 negara yang disurvei, tingkat pengetahuan para responden terhadap produk dan layanan terkait teknologi keuangan yang tersedia di pasar masih relatif rendah, dengan kurang dari setengah responden mempunyai pengetahuan atas ini (44%), meskipun persentase naik menjadi 52% di antara mereka yang muda (rentang usia 18-34 tahun).

Dari semua produk dan layanan yang para responden bersedia untuk gunakan dalam bentuk layanan mobile atau aplikasi, tabungan (65%), transfer uang (57%), rekening berjalan (48%) dan asuransi (48%) merupakan pilihan-pilihan paling populer. Asuransi jiwa (65%), asuransi perjalanan (58%) dan asuransi rumah (50%) terpilih sebagai bentuk-bentuk asuransi yang ingin diakses oleh para responden dalam cara demikian.

Baca juga :   6 Tim Indonesia lolos "Young Social Entrepreneurs"

“Dari pembayaran cashless dan contactless hingga pilihan-pilihan asuransi dan investasi, LINE mendekatkan pengguna ke layanan dan produk FinTech yang paling diinginkan,” ungkap Takeshi.

LINE Financial saat ini telah menyediakan layanan asuransi melalui LINE Insurance, investasi melalui LINE Smart Invest dan pengelolaan keuangan pribadi melalui LINE Kakeibo yang tersedia di pasar utamanya, yaitu Jepang. Platform LINE juga akan terus membawa layanan keuangan baru.

STEVY WIDIA