Maxx Corner Penetrasi Pasar Anak Muda Dengan Kopi Lokal

(ki-ka) Viki Rahardja Konsultan Kopi dan Vico Lomar Chief Commercial Officer Maxx Corner pada pembukaan gerai Maxx Corner pertama di Jakarta. (Foto: Stevy Widia/Youngsters.id)

youngster.id - Minum kopi mulai menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia, terutama dikalangan anak muda. Ini ditandai dengan bermunculannya tempat minum kopi. Yang terbaru adalah Maxx Corner.

Kedai kopi ini menawarkan tempat untuk menikmati kopi lokal dalam kemasan yang lifestyle dan, barista berkelas internasional.

“Kopi bukanlah sebuah tradisi baru dalam sejarah Nusantara. Sejak abad ke-17 Indonesia merupakan penghasil kopi terbesar di dunia. Karena itu kami berkomitmen untuk mempromosikan kekayaan kopi nusantara menjadi sajian kopi berstandar internasional hingga dapat melengkapi gaya hidup dan membangkitkan kreatifitas,” kata Vico Lomar, Chief Commercial Officer Maxx Corner pada pembukaan gerai pertama Rabu (16/8/2017) di Plaza Semanggi, Jakarta.

Menurut Vico, konsep dari Maxx Corner ditujukan untuk menembus pangsa pasar kalangan anak muda terutama pelajar dan mahasiswa serta seluruh penikmat kopi. Target market yang dibidik adalah kalangan anak muda dan orang – orang yang berjiwa muda dengan slogan “Coffe Your Way” dengan gaya dan selera masing – masing. Untuk itu, mereka menargetkan akan membuka 30 gerai lagi sampai akhir tahun ini. “Kami berharap pada akhir tahun depan dapat membuka 100 kedai di sejumlah kota di pulau Jawa,” ujar Vico.

Baca juga :   Milenial Dominasi Pengguna Internet di Indonesia

Kopi yang ditawarkan Maxx Corner, didatangkan langsung dari petani kopi di kawasan khusus penghasil kopi di Indonesia. Kopi Tubruk Arabica yang ditawarkan adalah dari Arabica Java Ijen, Sumatra Mandailing, dan Bali Kintamani, Kopi Tubruk Robusta asal Lampung, Espresso Blend dari kopi Mandailing Natal dan Java Bondowoso.

Maxx Corner juga menyediakan kudapan lokal khas Indonesia nantinya akan berbeda menu di setiap kota yang menjadi lokasi kedai.

“Kedai kopi ini tdak hanya berfokus dengan membuka kedai di mall saja, tetapi juga akan membuka cabang di tempat lain seperti rest area dan stasiun kereta. Untuk rest area akan diterapkan sistem drive – thru,” ucap Vico lagi.

 

STEVY WIDIA