MDI Ventures Kucurkan Pendanaan US$ 10 juta Untuk Startup Whispir

CEO MDI Ventures Nicko Widjaja dan Founder (tengah) dan CEO Whispir Jeromy Wells. (Foto: Istimewa/Youngster.id)

youngster.id - MDI Ventures, Corporate venture capital di bawah naungan Telkom Group mengumumkan pendanaan Pasca Seri A senilai US$ 10 juta (lebih dari Rp 137 miliar) untuk platform komunikasi asal Australia: Whispir.

CEO MDI Ventures Nicko Widjaja mengatakan, pihaknya memimpin pendanan ini. Turut berpartisipasi di pendanaan ini investor terdahulu, Telstra Ventures dan NSI Ventures.

“Dengan kami terus mengekspansi platform komunikasi unifikasi dalam portofolio kami (termasuk Wavecell dan Kata.ai), Whispir membawa kategori baru dengan membangun platform otomasi pintar untuk enterprise. Mereka adalah pemimpin di segmen ini. Whispir memiliki pertumbuhan yang kuat dalam beberapa tahun terakhir dan kami menyambut baik kerja sama untuk membangun bisnis bersama Telkom Group dan Telstra,” ungkap Nicko dalam keterangannya, Senin (19/3/2018).

Sementara itu Founder dan CEO Whispir Jeromy Wells mengatakan, dana akan digunakan untuk berekspansi di Indonesia dan negara Asia Tenggara lainnya. Sebelumnya Whispir telah membuka kantornya di Singapura untuk mendukung inovasi dan ekspansi di kawasan ini.

“Kami sangat bersemangat untuk bermitra dengan Telkom Indonesia dan Telsra di pasar ini. Bisnis di manapun di Indonesia telah memulai transformasi digitalnya. Whispir mampu menyediakan jalur migrasi teknologi yang efektif dari sisi biaya dan instan [untuk teknologi manajemen komunikasi terotomasi],” ucapnya.

Baca juga :   MDI Ventures Siapkan Suntikan Dana Untuk Startup

Whispir disebut sebagai platform cloud yang mengotomasi proses komunikasi, memudahkan bisnis untuk secara efektif berinteraksi dengan staf, pihak-pihak yang terkait bisnis perusahaan, dan klien. Whispir menggunakan teknologi AI, IoT, data analytics untuk mengembangkan produknya.

Tersedia di tiga benua, Whispir mengklaim sudah memiliki lebih dari 450 klien korporasi. Di Indonesia, Whispir akan berekspansi melalui TelkomTelstra, sebuah perusahaan cloud hasil joint venture Telkom Indonesia dan Telstra Australia.

 

STEVY WIDIA