Mitsubishi Turut Putaran Pendanaan Seri F Gojek

CEO Gojek Nadiem Makarim. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Mitsubishi mengumumkan turut serta dalam putaran pendanaan seri F untuk Gojek. Perusahaan otomotif Jepang ini berharap kerja sama dengan Gojek akan menciptakan peluang bisnis bagi Mitsubishi.

Setelah menandatangani nota kesepahaman, Chairman of Mitsubishi Motors Osamu Masuko menyatakan bersemangat untuk menjadi mitra strategis Gojek.

“Kami percaya bahwa keahlian dalam menyediakan layanan mobilitas baru yang menyebar dengan cepat di kawasan ini akan menghadirkan peluang pasar yang besar serta kesempatan untuk turut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Asia Tenggara di masa depan,” ungkap Osamu dalam keterangannya, Senin (8/7/2019). Namun dia tidak menyebutkan nilai nominal investasi tersebut.

President of Gojek Group Andre Soelistyo mengatakan, perusahaannya bangga dapat bermitra dengan Mitsubishi Motors Corporation dan Mitsubishi Corporation. Menurutnya, kedua perusahaan memiliki rekam jejak panjang dalam memberikan produk, layanan, dan teknologi yang andal dan berkualitas kepada pelanggan di seluruh dunia.

“Investasi ini merupakan bukti kekuatan visi perusahaan kami untuk menggunakan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan taraf hidup sehari-hari masyarakat di Asia Tenggara,” kata Andre.

Meskipun perusahaan tersebut tidak mengungkapkan rinciannya, Gojek diketahui telah mengumpulkan lebih dari US$ 1 miliar pada putaran awal pendanaan Seri F yang dimulai pada awal tahun ini. Dengan demikian, valuasi Gojek disebut telah mencapai US$ 10 miliar dengan dana dari para investor termasuk Provident Capital, Google, JD.com dan Tencent.

Pihak Gojek mengatakan bahwa mereka berencana untuk menginvestasikan pendanaan Seri F-nya di seluruh layanan transportasi, pengiriman makanan, logistik, pembayaran ponsel, dan bisnis layanan pedagang. Perusahaan tersebut juga berencana untuk menggunakan dana tersebut untuk mempercepat ekspansi pasarnya di seluruh Asia Tenggara.

Sebelumnya, Gojek juga mendapatkan suntikan dana dari Astra Internasional sebesar US$ 100 juta pada Maret 2019 lalu. Tambahan modal itu merupakan kelanjutan dari investasi sebesar US$ 150 juta dalam putaran pendanaan Seri E yang digalang oleh Gojek pada tahun lalu.

STEVY WIDIA